Breaking News:

Berita Ponorogo

Bekas Pasar Relokasi di Kabupaten Ponorogo akan Diubah Menjadi Pasar Induk

Memberikan tempat penjualan skala besar bagi berbagai komoditas lokal yang dihasilkan para petani di Kabupaten Ponorogo.

surya.co.id/rifky edgar
Foto Ilustrasi pedagang sayur mayur melayani pembeli di pasar 

SURYA,CO.ID, PONOROGO - Bekas pasar relokasi di Kabupaten Ponoorogo akan segera dimanfaatkan sebagai Pasar Induk.

Pemkab Ponorogo menargetkan realisasi Pasar Induk ini di tahun 2021.

Fungsinya untuk memberikan tempat penjualan skala besar bagi berbagai komoditas lokal yang dihasilkan para petani di Kabupaten Ponorogo.

"Jadi bekas pasar relokasi itu direncanakan untuk dibuat pasar grosir, pasar sayur. Kita punya banyak varian hasil bumi. Ada empon-empon, buah-buahan, jenggelan, sayuran. Semua itu perlu pasar induk untuk transaksi skala besar," kata Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Berita Persebaya Populer Hari Ini: Rachmat Irianto Pulang dari Timnas, Persiapan Lawan Persipura

Pasar induk ini juga diharapkan bisa terkoneksi dengan pasar induk di kabupaten kota lainnya.

Mulai dari Pasar Induk Kramat Jati Jakarta, Pasar Induk Keputran Surabaya, Pasar Induk Wonogiri Jawa Tengah dan lainnya.

Dengan begitu akan terjadi transaksi dalam jumlah besar.

Sugiri juga akan mengatur jam operasional Pasar Induk untuk membentuk siklus perdagangan yang sehat.

Yaitu siklus yang teratur antara pembeli besar, pembeli untuk obrok atau pengecer dan pembeli untuk konsumsi rumah tangga.

"Sedang proses perencanaan (pembentukan pasar grosir). Sudah hampir tuntas. Kita tunggu Pasar Legi biar ramai dulu biar tidak saling menggerus pasar. Yang jelas tahun ini," jelasnya.

BACA BERITA PONOROGO LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved