Breaking News:

Berita Pasuruan

Satpol PP Kabupaten Pasuruan Tegur Pengembang Properti yang Tak Kantongi Izin

Bakti menjelaskan, Satpol PP akan kembali mengirimkan surat panggilan untuk klarifikasi dalam jangka waktu dekat ini.

surya.co.id/galih lintartika
Perumahan di Kabupaten Pasuruan yang diduga belum melengkapi dokumen perizinan dan administrasi. 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Kasus pelanggaran peraturan daerah (perda) di Kabupaten Pasuruan kembali terjadi.

Kali ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan kembali memberikan teguran keras terhadap pengembang properti yang nakal.

Teguran ini dilayangkan ke pengembang properti di Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Pengembang dianggap belum melakukan kewajibannya untuk melengkapi perizinan yang harus dimiliki dalam membuat usaha perumahan ini.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat teguran ke pengembang.

"Kita sudah melayangkan panggilan ke pihak pengembang perumahan. Intinya pemanggilan untuk klarifikasi terkait peruntukan lahan serta izin lainnya. Tapi rupanya tidak dihiraukan," katanya, Rabu (13/10/2021).

Bakti menjelaskan, Satpol PP akan kembali mengirimkan surat panggilan untuk klarifikasi dalam jangka waktu dekat ini.

Baca juga: Persebaya Surabaya Ungkap Estimasi Waktu Pemulihan Satria Tama Usai Operasi ACL

"Akan kita jadwal ulang untuk melayangkan surat pemanggilan ke pihak pengembang. Semoga kooperatif," lanjutnya

Ia menyebut, jika memang bisnis properti tersebut tidak sesuai dengan tata ruang, pihaknya akan memberikan sanksi dan melimpahkan perkara itu ke aparat penegak hukum (APH).

Eddy Supriyanto, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan, Kabupaten Pasuruan membenarkan sampai saat ini pihaknya belum menerima pengajuan berkas perizinan tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved