Breaking News:

Persebaya Surabaya

Persebaya Surabaya U-18 Incar Juara Kompetisi Elite Pro Academy (EPA) 2021

Sebanyak 18 klub ikut ambil bagian dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) 2021 untuk U-16 dan U-18 yang dijadwalkan kick-off 18 Oktober 2021

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Fatkhul Alami
Instagram @officialpersebaya
Persebaya Surabaya U-18 menjalani latihan menyambut kompetisi Elite Pro Academy (EPA) 2021 di Lapangan Karangan, Wiyung, Surabaya, Selasa (12/10/2021). 

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | SURABAYA - Setelah kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2021/2022 bergulir, kini PSSI kembali menggulirkan kompetisi usia muda. Sebanyak 18 klub dipastikan ikut ambil bagian dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) 2021 untuk U-16 dan U-18 yang dijadwalkan kick-off 18 Oktober ini.

Kompetisi EPA U-16 dan U-18 sempat vakum selama dua tahun lantaran pandemi Covid-19. Kompetisi tersebut terakhir kali bergulir pada 2019.

Persebaya Surabaya menjadi salah satu tim yang ikut ambil bagan pada kompetsi usia muda ini.

Drawing pengundian untuk U-16, U-18 digelar di kantor PSSI dan disiarkan secara daring melalui Youtube. Sebanyak 18 tim ini dibagi ke dalam tiga grup.

Hasil drawing menempatkan Persebaya Surabaya masuk Grup C bersama Persib Bandung. Selain Persib, Grup C diisi Persela Lamongan, Bhayangkara FC, Persita Tangerang, dan PSIS Semarang.

Perhelatan ajang U-16 dan U-18 dilaksanakan di Bandung. Untuk U-16 di Stadion Arcamanik, Stadion Lodaya, dan Stadion Progresif. Sementara itu, U-18 bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Gelora Bandung Lautan Api, dan Stadion Sabilulungan.

Menatap kompetisi tersebut, Persebaya EPA U-18 memfokuskan latihan pressing di lini tengah di lapangan Karangan, Wiyung, Surabaya, Selasa (12/10/2021).

Pelatih Persebaya Persebaya EPA U-18, Lulut Kistono mengatakan, fokus latihan kali ini bertujuan untuk menguasai sektor tengah. Jika berhasil mendominasi, maka peluang bisa memenangkan pertandingan terbuka.

"Kami juga melakukan transisi, supaya lawan tidak bisa menyerang dan memasuki daerah pertahanan dengan mudah," tutur Lulut Kistono.

Halaman
12
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved