Breaking News:

Berita Gresik

Pabrik Pengolahan Kayu di Gresik Hangus Dilahap Si Jago Merah, Terdengar Suara Ledakan

Pabrik pengolahan kayu di Gresik terbakar, api diduga muncul sejak pagi. Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Willy Abraham
Petugas pemadam kebakaran berusaha memdamkan api di pabrik kayu PT Karya Mandiri, Kebomas, Gresik, Rabu (13/10/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Pabrik pengolahan kayu di Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik, hangus dilahap si jago merah. Satu bangunan tempat penyimpanan kayu ambruk terbakar api yang terus membesar.

Pabrik kayu PT Karya Mandiri di Kebomas mengolah kayu menjadi palet. Api diduga muncul sejak pagi. Namun hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api.

Kayu hasil olahan yang tersusun rapi di depan sebuah bangunan yang menghitam dan ambruk karena terbakar. Melalui sela-sela tumpukan kayu, petugas pemadam kebakaran memadamkan api agar tidak merambat. Menghentikan laju api dengan menyemprotkan air yang dicampur dengan deterjen.

Mobil pemadam kebakaran datang silih berganti. Mulai dari PMK Gresik hingga mobil PMK milik perusahaan yang ada di Gresik ikut membantu. Pasalnya, material kayu dengan cepat membuat api membesar.

Dari luar pabrik, tepi jalan raya menanjak, api terlihat jelas. Kepulan asap hitam dan jilatan api ke langit-langit.

Suara ledakan di bagian produksi terdengar. Saat api pertama muncul, masih ada pekerja di lokasi. Para pekerja berhasil menghindari sumber api.

Atap bangunan ambruk, membuat petugas dari pemadam kebakaran jatuh bangun memadamkan api di bangunan yang ambruk.

"Tidak ada korban jiwa, satu gudang hangus terbakar," ucap Kapolsek Kebomas, Kompol I Made Jatinegara, Rabu (13/10/2021).

Polisi dan petugas damkar masih di lokasi kejadian. Polisi membantu mengatur arus lalu lintas di depan pabrik nahas itu. Mobil pemadam kebakaran bergantian masuk di depan pabrik.

Pihak perusahaan masih belum mau memberikan keterangan. Pria berkacamata diduga dari pihak perusahaan tampak sibuk menelepon sambil berdiri di dalam area pabrik. Dia melihat kondisi perusahaan yang dilalap api di bagian dalam sebelah kiri.

Kepala PMK Gresik, Eka Prapangasta mengatakan, petugas masih berjibaku memadamkan api. Kondisi api memang mulai mengecil, tetapi berpotensi merambat ke bagian gedung lainnya di dalam pabrik.

"Titik api mulai jam 10.00 di bagian mesin pengering kayu," kata dia.

Tidak adanya hydrant di pabrik kayu membuat penanganan awal sedikit terhambat. Karena api jauh lebih cepat merambat dan membesar karena material di lokasi mudah terbakar.

Terkait kerugian, diduga hingga ratusan juta lebih. Karena lebih dari empat jam api masih berkobar.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved