Breaking News:

Berita Malang Raya

Manfaatkan Tandon untuk Kebutuhan Air di Tempat Relokasi Pedagang Pasar Besar Kota Batu

Saat ini, pengembang sedang membangun tempat relokasi dan diminta rampung 25 Oktober 2021.

Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/benni indo
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko didampingi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan, Eko Suhartono datang ke lokasi relokasi. Dewanti melihat seluk beluk tempat relokasi mulai dari kawasan selatan hingga timur stadion. 

“Saya kira opsi paling tidak menghitung waktu ya isi air di tandon. Belum ada keputusan dari Pemkot Batu, tapi sedang proses saat ini. Harus ada keputusan sebelum November ini,” ujar Edy.

Baca juga: Lapas Narkotika Pamekasan Akan Terapkan Aplikasi PeduliLindungi

Rencananya, air untuk para pedagang berasal dari Sumber Banyuning.

Di sana terdapat pipa 8 dim yang mengalir ke anak Kali Brantas.

Jika dimanfaatkan untuk pedagang, maka perlu penyambungan pipa kembali.

“Kami segera menghitung pelayanan di relokasi pasar, hampir 3000 pedagang yang bisa kami layani melalui penambahan debit pipa 8 dim yang belum termanfaatkan. Saya harus segera melakukan kajian, membuat perlakuan teknis,” ujarnya.

Perumdam Among Tirto membutuhkan pipa baru untuk mengalirkan air dari Banyuning ke lokasi relokasi.

Pipa 8 dim yang ada saat ini berkapasitas 30 liter per detik.

Kendala yang dihadapi adalah elevasi tempat relokasi lebih tinggi.

Selain itu, perlu pemasangan pipa secara permanen sehingga juga perlu waktu dalam pelaksanaannya.

“Ketika 8 dim itu kami suplai semuanya, ada 30 liter per detik. Kami butuh pipa baru lagi, maka solusi jangka panjang menanam pipa dari Banyuning sampai rest area Sidomulyo. Lalu ke tempat relokasi,” ujarnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved