Breaking News:

KLARIFIKASI Kemenkes Soal Info Viral di Facebook Penerima Vaksin Covid-19 Tak Boleh Scan MRI

Berikut klarifikasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait beredarnya info yang menyebut penerima vaksin Covid-19 tak boleh scan MRI.

Foto:tribunnews.com
Ilustrasi vaksin covid-19. Simak klarifikasi Kemenkes Soal Info Viral di Facebook Penerima Vaksin Covid-19 Tak Boleh Scan MRI. 

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi

SURYA.co.id - Berikut klarifikasi Kementerian Kesehatan ( Kemenkes) terkait beredarnya info yang menyebut penerima vaksin Covid-19 tak boleh scan MRI.

Diketahui, viral di Facebook info yang menyebut vaksin Covid-19 menghasilkan gelombang elektromagnetik.

Dikarenakan dapat menghasilkan gelombang elektromagnetik, maka orang sudah divaksinasi Covid-19 tidak boleh melakukan scan Magnetik Resonance Imaging (MRI).

Informasi itu mengeklaim, apabila seseorang yang telah menerima vaksin Covid-19 menjalani prosedur scan MRI, maka akan timbul akibat yang berbahaya bahkan kematian.

Berikut narasi dalam unggahan tersebut (diterjemahkan ke bahasa Indonesia):

"Saya memperingatkan orang-orang yang telah divaksin untuk menghindari scan MRI, terutama untuk beberapa minggu pertama, karena beberapa orang telah sangat terpengaruh oleh elektromagnetisme yang dihasilkan vaksin.

Kasus yang paling parah telah mengakibatkan kematian pasien,"

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi membantah klaim bahwa vaksin Covid-19 menghasilkan gelombang elektromagnetik.

"Hoaks. Tidak ada kandungan elektromagnet dalam vaksin," kata Nadia, Selasa (12/10/2021), melansir dari Kompas.com dalam artikel '[HOAKS] Penerima Vaksin Covid-19 Tidak Boleh Scan MRI'

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved