Breaking News:

Berita Situbondo

Kasus Perdata Bawa Warga ke Polisi, Akibat Ancam Memukul Juru Sita PN Situbondo

Tidak dijelaskan apa penyebab N melakukan pengancaman, dan apa isi amar putusan kasus perdata yang menimpanya

Penulis: Izi Hartono | Editor: Deddy Humana
surya/izi hartono
Ketua PN Situbondo, Abu Achmad Sidqi Amsya (kiri) menerima wartawan di kantornya, Rabu (13/10/2021). 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Kasus perdata yang diputuskan Pengadilan Negeri (PN) Situbondo terhadap N, warga Kecamatan Kapongan, bakal berbuntut persoalan hukum. Itu karena N dilaporkan ke polisi, setelah mengancam akan memukul seorang juru sita PN Situbondo yang mendatangi rumahnya, Jumat (9/10/2021) lalu.

Tidak dijelaskan apa penyebab N melakukan pengancaman, dan apa isi amar putusan kasus perdata yang menimpanya.

Tetapi juru sita PN Situbondo bernama Budiarso telah melaporkan N ke Polres Situbondo karena mendapat ancaman pemukulan. Informasi SURYA, peristiwa pengancaman itu terjadi Jumat (9/10/2021), saat Budiarso mengantarkan amar putusan kasus perdata ke rumah N di Kecamatan Kapongan.

Sayangnya kedatangan Budiarso ternyata disambut N dengan cara kasar, bahkan diancam akan dipukul. Karena merasa terancam, Budiarso melaporkan kasus itu ke Polres Situbondo.

Ketua PN Situbondo, Abu Achmad Sidqi Amsya membenarkan bahwa pengancaman terhadap stafnya itu sudah dilaporkan ke polisi. "Tanyakan dan cari saja informasi ke polisi saja. Saya sudah dengar (ancaman dan pelaporan) itu," ujar Abu.

Abu mengatakan, pihaknya enggan mengomentari detail kasus tersebut karena semua menjadi ranah pihak kepolisian. "Ada dan tidaknya pengancaman, itu urusan pihak polisi," tegas Abu.

Tetapi saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Situbondo, Iptu Sutrisno malah mengatakan pihaknya belum menerima laporan itu. "Saya akan periksa dulu laporan polisi, mungkin bukan laporan tetapi pengaduan," kata Sutrisno. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved