Breaking News:

Berita Malang Raya

Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau untuk Perbaikan Fasilitas Kesehatan Kota Batu

Dinas Kesehatan juga berencana melakukan perbaikan di sejumlah Puskesmas Pembantu (Pustu) melalui DBHCHT.

Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/benni indo
Proses pembangunan gedung dua lantai di Puskesmas Bumiaji, Kota Batu. Pembangunan gedung itu menggunakan dana hasil cukai sebanyak Rp 3.120.203.086,94. 

SURYA.CO.ID, BATU – Sejumlah perbaikan fasilitas di Puskesmas Beji, Junrejo dan Bumiaji sedang dilakukan.

Perbaikan fasilitas itu untuk menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Anggaran yang digunakan untuk perbaikan fasilitas itu berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Dinas Kesehatan Kota Batu mendapatkan alokasi anggaran dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2021 sebanyak Rp 17.860.731.699.

Sekretaris Dinas Kesehatan Batu, dr Yuni Astuti menjelaskan, perbaikan yang dilakukan di puskesmas sedang berlangsung saat ini.

Dinas Kesehatan juga berencana melakukan perbaikan di sejumlah Puskesmas Pembantu (Pustu) melalui DBHCHT.

“Yang sedang berlangsung saat ini baru di Puskesmas. Kalau di Pustu belum dilaksanakan, namun sudah kami programkan,” ujar Yuni, Selasa (12/10/2021).

Dalam laporan resmi yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Batu, program PEMENUHAN Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) antara lain rehabilitasi dan pemeliharaan Puskesmas

Jenis belanja modal bangunan gedung kantor untuk Puskesmas Junrejo di Jl Pronoyudo, Kelurahan Dadaprejo sebanyak Rp 991.600.988,82.

Baca juga: Pemkab Madiun dan BPJS Ketenagakerjaan Sisir Pelaku Usaha untuk Daftar Jaminan Sosial

Puskesmas Bumiaji di Jl Raya Pandanrejo No 43, Desa Pandanrejo sebanyak Rp 3.120.203.086,94.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved