Breaking News:

Berita Nganjuk

Banyak Vaksinator di Nganjuk Tidak Bekerja, Keterbatasan Stok Vaksin Hambat Percepatan Vaksinasi

meski pelaksanaan vaksinasi sedikit terhambat, Satgas Penanganan Covid-19 tetap meminta warga untuk mematuhi prokes.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad amru muiz
Kegiatan Vaksinasi Covid-19 yang digelar Satgas Penanganan Virus Corona Kabupaten Nganjuk terhadap ibu hamil. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Ketersediaan vaksin Covid-19 menjadi hambatan dalam percepatan vaksinasi di Kabupaten Nganjuk. Bahkan saat ini stok vaksin Covid-19 di Dinkes Kabupaten Nganjuk semakin menipis.

Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Nganjuk, M Yasin mengatakan, terbatasnya stok vaksin menjadikan kegiatan vaksinasi tidak maksimal. Dampaknya program percepatan vaksin Covid-19 tidak dapat dijalankan seperti yang ditargetkan.

"Akhirnya bagaimana lagi memang kondisi stok vaksin sedang menipis, bahkan di beberapa tempat kosong. Pelaksanaan vaksinasi tidak bisa dijalankan maksimal," kata Yasin, Rabu (13/10/2021).

Dijelaskan Yasin, sebenarnya program percepatan vaksinasi di Nganjuk sudah dijalankan dengan maksimal. Hal itu dilakukan dengan menyediakan tenaga vaksinator yang cukup banyak dan mencukupi untuk pelaksanaan vaksinasi.

Bahkan saat ini tenaga vaksinator terpaksa tidak dapat menjalankan tugasnya akibat stok vaksin kosong. "Kami belum tahu sampai kapan stok vaksin Covid-19 kembali tersedia dan dikirim dari Provinsi Jatim ke Kabupaten Nganjuk," ucap Yasin.

Karena itu, ungkap Yasin, meski pelaksanaan vaksinasi sedikit terhambat, Satgas Penanganan Covid-19 tetap meminta warga untuk mematuhi prokes. Yakni setidaknya tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari berkumpul, dan sebagainya.

Karena bagaimanapun, pandemi Covid-19 di Nganjuk belum selesai. Dan itu bisa diketahui dari masih adanya penambahan kasus Covid-19 meskipun jumlahnya terus melandai.

"Dan kami akan berupaya meminta kepada Pemprov Jatim agar segera mengirimkan stok vaksin covid-19 ke Nganjuk," tutur Yasin. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved