Breaking News:

Berita Jember

Universitas Jember Mulai Terapkan Perkuliahan Tatap Muka Terbatas

Universitas Jember (Unej) mulai menggelar perkuliahan tatap muka terbatas pada Oktober ini.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Sri Wahyunik
Universitas Jember 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Universitas Jember (Unej) mulai menggelar perkuliahan tatap muka terbatas pada Oktober ini. Keputusan memulai kuliah tatap muka terbatas itu sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek, Nadiem Makarim melalui Surat Edaran Ditjen Dikti nomor 4 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Tahun Akademik 2021/2022.

Menurut Wakil Rektor I Universitas Jember, Prof Slamin, keputusan memulai perkuliahan tatap muka terbatas diambil setelah melihat kondisi penyebaran dan penanganan Covid-19 yang mulai membaik di tingkat regional maupun nasional.

Perkuliahan tatap muka terbatas itu, pertama kali diberlakukan untuk mahasiswa Unej angkatan tahun 2020.

Meski begitu, mahasiswa bisa memilih apakah ingin mengikuti perkuliahan secara luring, atau masih tetap mengikuti secara daring. Pilihan itu disampaikan oleh mahasiswa melalui SISTER (Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi).

“Awalnya ada rencana mahasiswa angkatan tahun 2020 dan 2021 yang akan mengikuti perkuliahan tatap muka terbatas, sebab mereka belum pernah sekalipun ke kampus. Namun setelah mendapatkan pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak, terutama dari Tim Tanggap Darurat Kesiapsiagaan Bencana Covid-19 Universitas Jember, maka akhirnya diputuskan hanya mahasiswa angkatan tahun 2020 yang boleh mengikuti perkuliahan tatap muka terbatas," ujar Prof Slamin, Selasa (12/10/2021).

Perkuliahan mahasiswa angkatan 2021 tetap disampaikan secara daring, karena masih berupa teori atau pengantar.

Guru besar di Fakultas Ilmu Komputer itu menambahkan, mahasiswa angkatan tahun 2020 yang akan mengikuti perkuliahan tatap muka terbatas wajib mendapatkan ijin orang tua. Selain itu, mereka juga sudah haris mendapatkan vaksin Covid-19 dosis kedua.

“Sedangkan bagi mahasiswa yang berasal dari luar Jember, kami sarankan melakukan karantina mandiri dan melakukan tes swab baik antigen atau PCR sebelum hadir di perkuliahan,” imbuhnya.
Selain mahasiswa angkatan tahun 2020, mahasiswa yang tengah mengambil kuliah praktik, mahasiswa yang mengerjakan tugas akhir dan mahasiswa peserta pendidikan profesi juga diperbolehkan ke kampus.

Perkuliahan tatap muka terbatas, nantinya setiap kelas hanya boleh diisi 50 persen dari kapasitasnya atau dalam satu kelas hanya boleh diisi maksimal 25 orang.

Waktu perkuliahan tatap muka dibatasi maksimal 60 menit dengan jeda 30 menit sebelum perkuliahan selanjutnya untuk kegiatan pembersihan kelas.

Setiap kelas juga wajib dilengkapi fasilitas pendukung dari smart TV dan kamera untuk perkuliahan hybrid hingga hand sanitizer.

Dan di setiap bulannya, Tim Tanggap Darurat Kesiapsiagaan Bencana Covid-19 Universitas Jember akan melakukan screening dan evaluasi ke semua fakultas dan Pascasarjana agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 di kampus.

Sebelum menerapkan perkuliahan tatap muka terbatas, Unej sudah melakukan sosialisasi dan persiapan sejak September kemarin.

Dimulainya perkuliahan tatap muka terbatas ini menjadi langkah awal, setelah lebih dari setahun Universitas Jember menerapkan perkuliahan secara daring.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved