Breaking News:

Berita Gresik

Presiden Jokowi Hadiri Groundbreaking Smelter Freeport di KEK Kabupaten Gresik

Presiden Joko Widodo hadir di acara groundbreaking pembangunan Smelter PT Freeport Indonesia di KEK JIIPE Kabupaten Gresik

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Titis Jati Permata
Tangkap LayarYouTube
Presiden Joko Widodo saat memberi sambutan di acara groundbreaking smelter PT Freeport Indonesia di KEK JIIPE Gresik, Selasa (12/10/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Presiden Joko Widodo hadir di acara groundbreaking pembangunan Smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus  (KEK) Kabupaten Gresik, Selasa (12/10/2021).

Turut mendampingi Presiden Jokowi yaitu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perindustrian, Menteri ESDM, juga Menseskab, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Smelter PT Freeport Indonesia yang ada di KEK JIIPE Gresik ini memiliki beberapa keunggulan.

Kawasan ini juga memiliki pengembangan pelabuhan menggunakan desain single line berukuran 1000 meter kali 30 meter, ini menjadi yang terbesar di dunia.

Dermaganya memiliki kedalaman 16 meter sehingga kapal dengan kapasitas 200 ribu dwt bisa bongkar muat di sini.

Setelah masa pembangunan, smelter ini akan mampu mengelola 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahunnya dengan total investasi mencapai Rp 42 trilliun.

Baca juga: Gandeng BNNK Tuban, PT Semen Indonesia Berharap Warga Terhindar dari Narkoba

Yang nantinya industri ini akan menghasilkan katoda tembaga, kemudian juga memiliki fasilitas pemurnian logam berharga yang menghasilkan emas perak dan logam mulia yang lain.

Bahkan targetnya smelter ini akan menghasilkan 35 ton emas per tahun dengan nilai transaksi mencapai Rp 30 trilliun.

“Negara kita Indonesia memiliki cadangan tembaga yang sangat besar, sangat besar, dan masuk dalam kategori 7 negara yang memiliki cadangan tembaga terbesar di dunia. Ini yang banyak kita ndak tahu,” ungkap Presiden Jokowi, dalam sambutannya.

Untuk itu, potensi yang sangat besar ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat dengan menciptakan nilai tambah yang setinggi-tingginya bagi ekonomi negara.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved