Surya Militer

Peneliti Usulkan Pasukan Komcad Ikut Atasi Ancaman Bencana Alam hingga Konflik Laut China Selatan

Beni Sukadis mengusulkan pasukan komponen cadangan (komcad) Ikut Atasi Ancaman Bencana Alam hingga Konflik Laut China Selatan.

Dok. Kementerian Pertahanan
Ilustrasi Pasukan Komcad. Peneliti Usulkan Pasukan Komcad Ikut Atasi Ancaman Bencana Alam hingga Konflik Laut China Selatan 

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah

SURYA.co.id - Peneliti senior Marapi Consulting and Advisory Beni Sukadis mengusulkan agar pasukan komponen cadangan ( komcad) ikut membantu pemerintah dalam menghadapi ancaman non-konvensional.

Ancaman non-konvensional tersebut berupa persoalan kebencanaan seperti gempa bumi, banjir, erupsi gunung, kebakaran hutan, hingga perubahan iklim.

Tak cuma itu, menurut Beni, pasukan Komcad juga bisa ikut mengatasi ancaman konvensional seperti konflik Laut China Selatan.

"Selain Komcad fokus pada tupoksi sebagai instrumen petahanan negara, penambahan fungsi sebagai kekuatan cadangan dalam menghadapi darurat nasional (bencana) menjadi suatu keniscayaan," ujar Beni, Senin (11/10/2021), melansir dari Kompas.com dalam artikel 'Komcad Diusulkan Jadi Bagian Atasi Ancaman Bencana'

Beni mengatakan, pemerintah sempat kewalahan mengatasi pandemi Covid-19 yang merupakan bencana non-alam.

Baca juga: Biodata Brigjen TNI Yusuf Ragainaga yang Jadi Komandan Upacara Pengukuhan Pasukan Komcad: Asli Papua

Bahkan, pemerintah melalui Kementerian Pertahanan merespons dengan mendirikan rumah sakit tambahan yang berasal dari aset atau fasilitas institusi tersebut.

Namun, Beni menuturkan, hal ini perlu didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.

Salah satu SDM yang bisa dikerahkan adalah kalangan mahasiswa kedokteran maupun perawat tingkat akhir.

Terkait hal itu, Beni menyatakan, sudah semestinya pembentukan komcad di masa depan bisa berkontribusi dalam penanganan pandemi atau pun keadaan darurat nasional lainnya.

Selain itu, pasukan komcad juga bisa difungsikan untuk menghadapi ancaman konvensional.

Misalnya, konflik di Laut China Selatan.

Sekalipun Indonesia tak akan terlibat dalam konflik di wilayah tersebut, namun komcad tetap bisa menjalankan fungsinya sebagai instrumen pertahanan negara.

Dengan bermacam spektrum ancaman tersebut, keahlian komcad yang harus dipersiapkan di masa depan antara lain, dokter, perawat, tenaga kesehatan, ahli kimia dan laboratorium.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved