Breaking News:

Berita Magetan

Pemancing Dituding Bikin Banyak Sampah di Telaga Sarangan, Ternyata Warga Sekitar Ikut Mengotori

Ramainya kedatangan para pemancing dari luar daerah itu diikuti menumpuknya sampah organik dan anorganik di mana-mana.

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Deddy Humana
Pemancing Dituding Bikin Banyak Sampah di Telaga Sarangan, Ternyata Warga Sekitar Ikut Mengotori - razia-pemancing-di-telaga-sarangan-magetan1.jpg
surya/doni prasetyo
Petugas Satpol PP Kabupaten Magetan merazia para pemancing di sekitar Telaga Sarangan, Selasa (12/10/2021).
Pemancing Dituding Bikin Banyak Sampah di Telaga Sarangan, Ternyata Warga Sekitar Ikut Mengotori - razia-pemancing-di-telaga-sarangan-magetan2.jpg
surya/doni prasetyo
Petugas membersihkan sampah bertumpuk yang ditinggalkan para pembancing di Telaga Sarangan, Selasa (12/10/2021).

SURYA.CO.ID, MAGETAN - Susutnya permukaan air di Telaga Sarangan yang sampai 50 persen di musim kemarau ini, mengundang banyak pemancing datang ke destinasi wisata di Kabupaten Magetan tersebut. Sebagian dasar telaga yang memgering karena kehabisan air, menjadi arena memancing meski kemudian meninggalkan banyak sampah.

Keringnya sebagian telaga Sarangan itu merupakan surga bagi para pemancing. Bahkan tidak sedikit pemancing datang dari luar Magetan, seperti Ponorogo, Ngawi dan Madiun.

Ramainya kedatangan para pemancing dari luar daerah itu diikuti menumpuknya sampah organik dan anorganik di mana-mana. Bahkan sampah terlihat menumpuk di dalam telaga yang mengering itu.

Tak pelak, pemancing tertuduh sebagai pembuat sampah di Telaga Sarangan, Padahal pemancing bukan satu satunya pembuat sampah.

"Pemancing membuang sampah di dalam telaga sembarangan, itu sampah bekas minuman jajanan. Mereka juga mencongkel paving lalu dibawa masuk telaga untuk duduk dan ganjal alat pancing," kata Ny Karniati, salah seorang pedagang di pingiran Telaga Sarangan kepada SURYA, Selasa (12/10).

Petugas Satpol PP Kabupaten Magetan juga mulai melancarkan razia saat telaga mengering. Bukan hanya soal sampah, tetapi juga menegakkan perda soal larangan memancing di Telaga Sarangan.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Kabid Gakda) Satpol PP Kabupaten Magetan, Fery Yoga Saputra menegaskan, razia digelar setelah ada laporan dari warga yang melihat pemancing membuang sampah di dalam telaga Sarangan.

"Ini sesuai Perbup Magetan Nomor 23 Tahun 2020, tentang konservasi sumber daya ikan di perairan umum daratan Telaga Sarangan. Yaitu dilarang memancing di Telaga Sarangan, karena itu kami melakukan razia ini," tegas Fery.

Namun seperti banyak diketahui, pemancing bukan satu-satunya yang meninggalkan pembuat sampah. Karena para pedagang sekitar dan tukang perahu boat juga ikut andil.

Pada malam hari, banyak tukang perahu menunggu perahunya sandar dan mereka membakar ban mobil bekas dan soft drink, kemudian dibuang ke dalam telaga.

Namun karena tukang boat dan pedagang tepian telaga adalah warga setempat, maka tidak ada yang berani menegur. Berbeda dengan para pemancing, yang kebanyakan datang dari luar Sarangan. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved