Breaking News:

Berita Pamekasan

OPD di Kabupaten Pamekasan Banyak Dijabat Plt, Ini Kata Bupati Baddrut Tamam

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam buka suara terkait banyaknya pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang dijabat pelaksana tugas (Plt).

Foto Istimewa Humas Pemkab Pamekasan
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam. 

SURYA.CO.ID, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam buka suara terkait banyaknya pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).

Menurutnya, dalam reformasi birokrasi yang menjadi salah satu program prioritas selama kepemimpinannya membutuhkan kinerja aparatur sipil negara yang cepat untuk menyeimbangi era seperti sekarang ini.

Ditanya soal banyaknya jabatan Plt di beberapa OPD, ia menyatakan, jabatan Plt menjadi salah satu strategi agar pejabat yang ingin promosi mampu menunjukkan kinerjanya.

Meskipun kondisi tersebut bukanlah indikator utama.

"Dalam reformasi birokrasi, sekarang sudah timsel, dan ada yang baru pensiun, di beberapa kabupaten itu menjadi strategi, kenapa strategi? Karena kalau sudah masuk eselon II, itu tidak bisa diturunin ke eselon III lagi, sehingga dicoba dulu kinerjanya bagus atau nggak. Itu sebagian dari strategi, bukan indikator utama," kata Baddrut Tamam, Selasa (12/10/2021).

Baca juga: Banyak yang Berhenti Produksi Akibat Pandemi Covid-19, Ini Harapan Perajin Kendang Jimbe Kota Blitar

Bupati yang masuk dalam bursa tokoh layak memimpin Jawa Timur ini mencontohkan, Kabupaten Banyuwangi yang beberapa waktu lalu menjadi kabupaten terbaik di Indonesia kondisinya sama.

Terdapat OPD yang dijabat Plt selama kurun waktu bertahun-tahun.

"Jadi begini, di Banyuwangi yang kemarin jadi kabupaten terbaik itu, ada satu dinas empat tahun diisi oleh Plt," terangnya.

Adanya kekhawatiran jabatan Plt akan memperlambat kinerja pemerintahan langsung ditepis oleh bupati murah senyum tersebut.

Menurutnya, dengan jabatan Plt justru membuat pejabat menunjukkan kinerja terbaiknya.

"Justru di situ dia menunjukkan kinerja, sekarang kalau sudah eselon II terus nggak kerja gimana? Apa punishmentnya? Jadi lambat kan, kalau masih eselon III mau ke eselon II bekerja luar biasa," jelasnya lagi.

Kata Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini, dalam proses lelang jabatan di lingkungan Pemkab Pamekasan dipastikan tidak ada jual beli jabatan.

Karena pemerintahan bersih menjadi kewajiban selama kepemimpinannya.

"Sebelum permintaan sudah buka lelang, sudah lelang dan saya pastikan bersih," pungkasnya.

BACA BERITA PAMEKASAN LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved