Berita Kampus Surabaya

FK Unair Beri Penghargaan Guru Besar Mitra kepada Ahli Bedah Saraf Asal New Delhi India

Penghargaan diberikan kepada Prof Poodipede Sarat  Chandra MD, ahli bedah saraf dari All Institute of Medical Sciences (AIIMS) New Delhi Indonesia.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Parmin
surya.co.id/sulvi sofiana
Penganugerahan Penghargaan Guru Besar Mitra (Adjunct Professor Inauguration) kepada Prof Poodipede Sarat  Chandra MD, ahli bedah saraf dari All Institute of Medical Sciences (AIIMS) New Delhi India melalui zoom meeting, Selasa (12/10/2021). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Prodi Ilmu Bedah Saraf Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) mengadakan Penganugerahan Penghargaan Guru Besar Mitra (Adjunct Professor Inauguration) melalui zoom meeting, Selasa (12/10/2021). .

Penghargaan diberikan kepada Prof Poodipede Sarat  Chandra MD, ahli bedah saraf dari All Institute of Medical Sciences (AIIMS) New Delhi Indonesia.

Prof Sarat Chandra, sapaan akrabnya, merupakan dokter bedah epilepsi yang jarang ada di Indonesia.

Pasalnya selama ini di Indonesia epilepsi diobati dengan obat-obatan.

Dekan FK Unair, Prof Dr dr Budi Santoso Sp OG (K) mengungkapkan profesor kehormatan ini berasal dari central luar negeri dengan berbagai kelebihan. 

Kali ini, Prof Sarat Chandra berasal dari central bedah saraf di New Delhi dipilih sebagai profesor kehormatan FK Unair

Tak hanya ahli di bidang oeprasi Epilepsi, Prof Sarat Candra juga memiliki banyak publikasi.

"Beliau luar biasa dari bidang operasi. Bahkan beliau bisa mengoperasi dengan teknik tanpa membuka lebar otak yang sulit dijangkau," urainya.

Prof Sarat Candra juga telah melakukan 2.500 operasi, dan 2.000 diantaranya merupakan operasi epilepsi. 

Bahkan memiliki sembilan hak paten atas alat operasi. 

"Beliau layak, dan ke depannya beliau bisa menstimulasid an merangsang kami untuk berkembang. Targetnya kami dalam setahun ada 18 adjunct profesor,"pungkasnya.

Ke depan, prof Sarat Candra akan emmberikan workshop yang terkait keahliannya serta mengadakan penelitian dan publikasi bersama.

dr Asra Al Fauzi SpBS, Ketua International Office FK Unair mengungkapkan selama ini hubungan FK dengan AIIMS cukup baik.

Beberapa dosen FK Unair juga menempuh pendidikan di sana bahkan membuka operasi epilepsi seperti yang diajarkan Prof Sarat Chandra.

"Menentukan Adjunct Professor ini tidak mudah, harus ada achievement untuk dipilih menjadi profesor. Dan setelah kami lihat beliau layak,"ujarnya.

Salah satu dokter FK Unair juga telah menerapkan operasi epilepsi, bahkan tim perawat juga diberangkatkan ke New Delhi untuk tim yang membantu persiapan bedah saraf Epilepsi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved