Breaking News:

Berita Bangkalan

Berpacu Meraih Persentase Tinggi, Vaksinasi Covid-19 di Bangkalan Digelar di 80 Lokasi Setiap Hari

“Karena itu kami terus menggencarkan vaksinasi sebagai bagian dari ikhtiar. Dengan harapan para santri tetap sehat,” pungkas Ra Latif.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad faisol
Bupati sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron mendatangi lokasi vaksinasi di Desa Paka’an Dajah, Kecamatan Galis, Selasa (12/10/2021). 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Seperti balapan, setiap daerah seperti mengebut demi mencapai persentase capaian vaksinasi di wilayahnya, khususnya di Bangkalan. Sebagai daerah penentu 'prestasi' aglomerasi Surabaya Raya, Pemkab Bangkalan terus menggenjot capaian cakupan vaksinasi, bahkan sampai dipantau Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif).

Setiap hari Ra Latif yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Bangkalan, henti berkeliling mendatangi lokasi-lokasi kegiatan vaksinasi.

Setelah mengunjungi pelaksanaan vaksinasi di Pasar/Kecamatan Blega bersama Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, Senin (11/10/2021), kali ini Ra Latif mendatangi lokasi vaksinasi di Lembaga Pendidikan Islam Darul Adab Yayasan Pondok Pesantren Taman Sari, Desa Paka’an Dajah, Kecamatan Galis, Selasa (12/10/2021).

“Penyebaran Covid-19 belum berhenti, kami terus memacu vaksinasi, hari ini sebanyak 400 santri,” ungkap Ra Latif.

Capaian vaksinasi di Bangkalan memang sejauh ini masih di bawah 50 persen. Berdasarkan Data Cakupan Vaksinasi Covid-19 Jawa Timur per 10 Oktober 2021 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, capaian vaksinasi dosisi pertama dengan sasaran masyarakat rentan dan umum masih 129.594 atau 22,26 persen dari total 582.055 sasaran.

Sedangkan vaksinasi dosis kedua berada di angka 7,07 persen atau sejumlah 41.162 sasaran.

Untuk vaksinasi dosisi pertama dengan sasaran remaja, masih mencapai 7,41 persen atau sejumlah 7.953 dari total 107.284 sasaran. Sedangkan dosis kedua mencapai 6,10 persen atau sejumlah 6.542 sasaran.

Ra Latif menjelaskan, vaksinasi merupakan upaya strategis dan intensif guna menghentikan laju penyebaran Covid-19 sekaligus meningkatkan kekebalan kelompok atau herd immunity dari paparan Corona.

“Karena itu kami terus menggencarkan vaksinasi sebagai bagian dari ikhtiar. Dengan harapan anak-anak kita para santri tetap sehat,” pungkas Ra Latif.

Dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, Bangkalan berada di urutan ke-35 berdasarkan capaian vaksinasi per 10 Oktober. Itu masih di atas Kabupaten Sumenep, Sampang, dan Kabupaten Pamekasan yang berada di urutan 38.

Total capaian vaksinasi di Bangkalan dari beragam variabel meliputi ibu hamil, lanjut usia, disabilitas, pelajar/santri, hingga masyarakat rentan dan umum berkisar di angka 26,10 persen dosis pertama dan 11,10 persen untuk dosis kedua. Sedangkan dosis ketiga untuk tenaga kesehatan menyentuh angka 70,14 persen.

Kondisi ini melecut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, Sudiyo untuk terus memperluas cakupan vaksinasi sebagai upaya mengatrol pencapaian vaksinasi.

Setiap hari, kegiatan vaksinasi di Bangkalan digelar di 72 lokasi hingga 80 lokasi seperti di pasar-pasar tradisional, tempat wisata, hingga pusat-pusat perbelanjaan dengan back-up langsung dari Forkopimda, Muspika, dan Satpol PP.

“Karena masyarakat kita ada keunikan tersendiri, berbeda dengan masyarakat di kabupaten/kota lain. Ada yang masih percaya hoaks, ada yang ketakutan, ada yang tidak butuh vaksin. Kami terus memikirkan strategi yang paling jitu untuk mendongkrak akselerasi pencapaian angka vaksinasi,” singkatnya. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved