Breaking News:

Berita Kediri

Warga Hutan Petungroto Turun Gunung, Sebut Tak Satu pun Janji Bupati Kediri Diwujudkan

Tommy menuntut jika tuntutan tidak dipenuhi, masyarakat akan menarik dukungan kepada Mas Dhito untuk digantikan wakilnya, Mbak Dewi.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Deddy Humana
surya/didik mashudi
Warga Desa Petungroto, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri unjuk rasa ke Kantor Pemkab Kediri, Senin (11/10/2021). 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Puluhan warga Desa Petungroto, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri unjuk rasa di depan Kantor Pemkab Kediri, Senin (11/10/2021) siang. Warga yang menggelar aksi merupakan anggota Perkumpulan Masyarakat Desa Hutan (PMDH) Wono Lestari Desa Petungroto.

Korlap aksi, Arif Fatikunnada dalam orasinya menyampaikan, kedatangan masyarakat itu adalah menagih janji Bupati Kediri, Hanindito Himawan Pramana (Mas Dhito) saat Pilkada Kabupaten Kediri tahun lalu.

Karena saat Pilkada Kediri, masyarakat Desa Petungroto telah memenangkan pasangan Dhito - Dewi dengan perolehan suara 99,68 persen suara sah.

Sementara orator lainnya Tommy Aribowo mengingatkan janji Mas Dhito yang pernah disampaikan kepada masyarakat untuk memberikan mobil ambulans siaga. Namun sampai sekarang mobil itu belum terealisasi.

"Jangankan mobil ambulans, sepeda motor saja belum ada. Kami tidak berharap masyarakat hanya kena prank," ungkap Tommy.

Tommy menuntut jika tuntutan tidak dipenuhi, masyarakat akan menarik dukungan kepada Mas Dhito untuk digantikan wakilnya, Mbak Dewi.

Sementara janji yang disampaikan Mas Dhito kepada warga di antaranya, membangun Desa Petungroto yang merupakan desa tertinggal menjadi desa yang lebih maju secara sosial, ekonomi dan budaya.

Sedangkan tuntutan yang disampaikan masyarakat kepada bupati di antaranya membangun akses jalan masuk desa dari lebar 3 meter menjadi 6 meter serta menyediakan sarana transportasi mobil siaga dan mobil ambulans untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Termasuk membangun fasilitas umum lapangan sepak bola dan voli serta membangun tempat ibadah. Mas Dhito juga menjanjikan menyediakan 2 juta bibit kopi, 200.000 bibit durian, 1 juta bibit buah alpukat, 1 juta pohon cengkeh serta 500.000 bibit kelapa hibrida.

"Tanaman buah-buahan itu rencananya akan ditanam di area lahan dan bekerja sama dengan Perhutani," tegasnya. Massa juga menuntut anggota DPRD setempat ikut memperjuangkan tuntutan masyarakat. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved