Breaking News:

Berita Jember

Sidang Paripurna Diinterupsi, Bupati Jember Diminta Dorong Lebih Banyak ASN Ikuti Lelang Jabatan

Sementara Bupati Jember, Hendy Siswanto menuturkan, pihaknya sudah membuka kesempatan seluas-luasnya kepada para ASN

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Deddy Humana
surya/sri wahyunik
Ketua Komisi A DPRD Jember, Tabroni menyampaikan interupsi dalam rapat paripurna, Senin (11/10/2021). 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Rapat paripurna beragendakan jawaban Bupati Jember atas pandangan umum fraksi di DPRD Jember atas Rancangan Peraturan Daerah Perubahan APBD Jember 2021, Senin (11/10/2021), mendadak diinterupsi. Interupsi disampaikan salah satu anggota DPRD yang menyoroti lelang jabatan di pemda.

Penginterupsi itu adalah Ketua Komisi A DPRD Jember, Tabroni. Ia sengaja menyela, dengan mengangkat proses lelang jabatan untuk jabatan tinggi pratama (JTP) di Pemkab Jember.

Pendaftaran lelang jabatan atau open bidding di lingkungan Pemkab Jember dibuka mulai 4 Oktober hingga 10 OKtober. Tabroni menyoroti jumlah pendaftar yang dirasa masih kurang.

"Namun sampai ditutup, hanya ada 47 orang pendaftar saja, setelah kami tanyakan ke BKPSDM. Saya rasa ini sangat kurang untuk seleksi di 15 jabatan itu," ujar Tabroni.

Tabroni melakukan interupsi sebelum pimpinan rapat paripurna menutup sidang tersebut. Secara terbuka, Tabroni menyampaikan sejumlah hal terkait lelang jabatan untuk jabatan tinggi pratama itu.

"Karena nanti membutuhkan tiga orang melalui proses wawancara dengan bupati, karenanya saya harapkan lebih banyak pendaftarnya. Karena di Pemkab Jember sangat banyak birokrat senior yang mungkin sungkan atau ewuh pakewuh untuk mendaftar," tegas Tabroni.

Karenanya, Tabroni meminta kepada bupati untuk mendorong ASN Pemkab Jember yang sudah memenuhi syarat untuk mengikuti lelang jabatan tersebut. Menurutnya, momentum lelang jabatan itu jangan sampai membuang potensi sejumlah ASN di Pemkab Jember.

"Kalau tadi Pak Bupati menyampaikan ada 207 orang pejabat Eselon III, kalau separonya saja ikut mendaftar, pasti sudah banyak yang bisa jadi bahan pertimbangan untuk masing-masing jabatan di proses seleksi," tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Sementara Bupati Jember, Hendy Siswanto menuturkan, pihaknya sudah membuka kesempatan seluas-luasnya kepada para ASN yang ingin ikut lelang jabatan tersebut.

"Itu terbuka, yang memenuhi syarat bisa ikut, karena terbuka. Kami tidak melarang siapapun. Kami juga tidak ada titip-titipan. Jadi semuanya terbuka. Namun saran dari ketua Komisi A, kami perhatikan," ujar Hendy.

Seperti diberitakan, masih ada 15 posisi jabatan tinggi pratama di Pemkab Jember yang kosong. Jabatan kepala OPD itu sejauh ini masih diisi oleh Plt.

Ke-15 jabatan itu kini masih dalam proses lelang jabatan. Beberapa OPD yang pimpinannya masih diisi oleh Plt antara lain Dinas Kesehatan, Dinas PU Bina Marga, Dinas Komunikasi dan Informatika, juga Dinas Perhubungan. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved