Breaking News:

Berita Surabaya

Puluhan Ribu Warga Tak Sabar Ingin Umrah, Kemenag Jatim Siapkan Teknisnya

Jemaah umrah Indonesia yang berangkat ke tanah suci Makkah setiap tahun sekitar 1 juta jemaah, hampir separuhnya berasal dari jemaah umrah Jatim.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Nuraini Faiq
Foto dokumentasi jemaah umrah asal Jawa Timur 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Puluhan warga muslim di Jawa Timur tak sabar ingin terbang umrah. Mereka ingin segera bisa diterbangkan ke Arab Saudi untuk mengawali dibolehkannya ibadah umrah di Tanah Suci tersebut.

Saat ini, sudah ada kepastian bahwa dalam waktu tidak lama lagi ibadah umrah akan dibuka untuk warga Indonesia. Kabid Pelaksana Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jatim, M Nurul Huda menyebut ada sekitar kurang lebih 60.000 calon jemaah umrah di Jatim.

Pendaftar umrah yang paling banyak adalah warga Surabaya, hingga Senin (11/10/2021), total calon jemaah umrah dari Surabaya mencapai 15.458 pendaftar. Sementara daerah yang lain, di kisaran 800-2.000-an pendaftar.

Namun, Kemenag Jatim belum mendapat kepastian mulai kapan jemaah bisa terbang ke Tanah Suci.

"Kami di Jatim adalah pelaksana regulasi. Namun kami segera menyiapkan teknis di lapangan agar sesuai yang ditentukan," kata M Nurul Huda, Senin (11/10/2021).

Disampaikan Huda, jumlah jemaah umrah Indonesia yang berangkat ke tanah suci Makkah setiap tahun sekitar 1 juta jemaah. Sementara, hampir separuhnya berasal dari jemaah umrah Jawa Timur.

Huda menyebut, setiap tahun selama ini ada sekitar 350.000 - 500.000 jemaah umrah Jatim terbang ke Makkah. Jumlah ini sekitar hampir 40% - 50% dari total jumlah Jemaah umrah nasional.

Ibadah umrah segera dibuka untuk jemaah Indonesia. Persyaratan jemaah umrah mengikuti ketentuan dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Jemaah wajib mengikuti protokol kesehatan secara ketat sebelum, saat umrah dan saat kembali ke tanah air.

Pemberangkatan atau kepulangan jemaah akan dilaksanakan secara terpadu melalui 1 pintu, yakni Bandara Soekarno Hatta, Banten.

Pelaksanaan PCR sebelum keberangkatan akan dilakukan secara terpadu. Akan dilakukan karantina jemaah sebelum dan setelah ibadah umrah di asrama haji.

Ini untuk memudahkan pengawasan dan pengendalian. Penerbangan yang diijinkan untuk membawa jemaah umrah adalah direct flight Indonesia – Arab Saudi PP.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved