Breaking News:

Berita Kota Kediri

Konsumsi Ikan Bisa Bentuk Generasi Berkualitas, Tetapi Minat Warga Kota Kediri Masih Rendah

pelaksanaan Gemarikan tidak hanya tugas dari pemerintah saja. Melainkan juga kesadaran dari masyarakat soal mengonsumsi ikan.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Deddy Humana
surya/didik mashudi
Pemberian makanan tambahan berbahan ikan untuk balita di Aula Kelurahan Semampir, Kota Kediri, Senin (11/10/2021). 

SURYA.CO.ID, KOTA KEDIRI - Pemkot Kediri melakukan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang berlangsung di Aula Kelurahan Semampir, Kota Kediri, Senin (11/10/2021). Acara ini dilaksanakan dengan pemberian makanan tambahan berbahan ikan untuk 1.000 balita.

Ikan memiliki kandungan gizi yang sangat lengkap, sehingga baik untuk dikonsumsi berbagai kelompok usia. Progam Gemarikan digagas oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu mengajak masyarakat untuk meningkatkan konsumsi makanan berbahan dasar ikan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri, Mohamad Ridwan menjelaskan, tingkat konsumsi ikan masyarakat Kota Kediri tercatat masih rendah.

"Pada 2020, tingkat konsumsi ikan di Kota Kediri hanya sebesar 29 KG per kapita per tahun. Jadi itu bisa dibilang masih rendah. Pemkot pun mengajak masyarakat untuk membiasakan diri mengonsumsi ikan melalui program Gemarikan ini," ungkap Mohamad Ridwan.

Ikan merupakan bahan makanan yang mengandung protein tinggi dan mengandung asam amino essensial yang diperlukan oleh tubuh. Di samping itu, harga ikan cenderung jauh lebih murah dibandingkan dengan sumber protein lainnya.

"Banyak sekali kandungan gizi yang ada pada ikan. Ini sangat baik dikonsumsi untuk anak-anak yang dalam masa pertumbuhan seperti balita. Karena bisa meningkatkan perkembangan kecerdasaan otak anak," jelas Ridwan.

Ditambahkan, pelaksanaan Gemarikan tidak hanya tugas dari pemerintah saja. Melainkan juga dibutuhkan kesadaran dari masyarakat betapa pentingnya untuk mengonsumsi ikan.

Karena dengan meningkatnya tingkat konsumsi ikan, masyarakat Indonesia akan turut mendukung pemerintah dalam mempersiapkan generasi muda yang berkualitas.

"Kita juga sudah persiapkan untuk mendukung gerakan ini. Seperti pembibitan ikan gurami, ikan nila, dan ikan patin yang ada di unit pelaksana teknis (UPT) Perikanan Budidaya Air Tawar dan Air Payau di bawah naungan DKPP Kota Kediri," jelasnya.

Rencananya tahun depan dapat direalisasikan membuat pasar ikan murah. Karena sampai saat ini masih terkendala banyak faktor, utamanya karena pandemi Covid-19.

Mengingat wilayah Indonesia memiliki perairan yang sangat luas, baik lautan atau daratan, dengan demikian potensi sumber daya perikanan yang dimiliki sangat besar.

Upaya peningkatan konsumsi ikan akan memberikan manfaat ganda, selain meningkatkan kecerdasan, juga makin menggairahkan sektor perikanan. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved