Breaking News:

Penanganan Covid

Pengunjung Bioskop di Kota Kediri Wajib Patuhi Prokes dan Punya Aplikasi Peduli Lindungi

Bioskop di Kota Kediri telah memasang QR Code Peduli Lindungi di depan pintu masuk. Pengunjung yang masuk diwajibkan melakukan pemindaian QR Code

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Didik Mashudi
Pengunjung Bioskop di Kota Kediri Wajib Patuhi Prokes dan Punya Aplikasi Peduli Lindungi 

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | KEDIRI - Tiga gedung bioskop yang ada di Kota Kediri telah memasang QR Code Peduli Lindungi di depan pintu masuk. Pengunjung yang masuk diwajibkan melakukan pemindaian QR Code.

Salah satu bioskup CGV Cinema yang berada di Kediri Mall mewajibkan setiap pengunjung yang datang harus scan QR Code melalui aplikasi.

"Kalau semisal tidak punya, maka kami bantu untuk cek melalui website Peduli Lindungi. Saat ini kami belum bisa menerima pengunjung yang hanya membawa kartu vaksin, karena dikhawatirkan adanya manipulasi data,” ungkap Adit Hermawan, Cinema Manager CGV Kediri.

Selain itu pengelola juga tetap mematuhi protokol kesehatan dengan mengatur jarak mulai saat antrean tiket hingga pada toilet.
Setelah dibolehkan beroperasi, cafe dan resto yang ada di dalam bioskop juga diatur jaraknya. Petugas ada yang memantau setiap 15 menit sekali pada semua teater CGV.

Saat ini ada 5 teater yang telah aktif, dengan kapasitas kurang lebih 571 tempat duduk dengan jarak satu kursi isi dan satu kursi kosong.

"Di dalam teater kami telah mengatur sirkulasi udaranya dengan baik. Sehingga secara terus menerus udara yang ada di dalam teater akan disedot keluar dan diganti yang baru,” jelas Adit.

Adit juga menyampaikan sampai saat ini jumlah pengunjung di CGV Cinema masih belum seperti bulan Maret lalu.
Diharapkan akan banyak pengunjung yang datang dengan adanya beberapa pilihan film baru yang ditayangkan, walaupun anak usia di bawah 12 tahun belum diperbolehkan masuk.

Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan dan kelengkapan protokol kesehatan pada seluruh gedung bioskop di Kota Kediri.

Dengan dibuka kembali sektor hiburan, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar berharap ekonomi masyarakat bisa bangkit yang disertai kedisiplinan protokol kesehatan di era kebiasaan baru.

“Dibukanya pusat perbelanjaan dan bioskop di Kota Kediri bisa menjadi daya tarik pengunjung dari luar kota, karena Kota Kediri ada banyak pilihan bioskop yang keren. Hal ini baik untuk iklim investasi namun harus disertai standar protokol kesehatan yang ketat,” ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved