Breaking News:

Berita Tuban

Konflik Internal Demokrat Tuban Mereda, Ilmi Zada Cabut Gugatan Setelah Muncul Putusan Sela

"Kami sudah menerima dan menghormati putusan sela ini. Mas Ilmi siap maksimal di partai maupun di legislatifnya," terangnya.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Deddy Humana
surya/mochamad sudarsono
Muhammad Ilmi Zada mencabut gugatan terhadap Partai Demokrat, setelah muncul putusan sela. 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Perselisihan dalam internal Partai Demokrat Tuban mulai menunjukkan arah positif, setelah kader Demokrat Tuban, Muhammad Ilmi Zada tidak melanjutkan gugatannya kepada Ketua DPC, DPD hingga DPP Partai Demokrat. Hal itu setelah keluar putusan sela Pengadilan Negeri (PN) Tuban bernomor:24/pdt.Sus-Parpol/2021/PN.

"Kami siap mencabut perkara di PN setelah muncul putusan sela. Klien kami, Mas Ilmi siap bekerja untuk partai dan siap menjalankan tugas sebagai wakil rakyat dari Partai Demokrat," kata kuasa hukum Ilmi Zada, Heri Subagyo saat dikonfirmasi, Minggu (10/10/2021).

Heri menjelaskan, salah satu amar putusan sela bahwa kasus ini dikembalikan pada Mahkamah Partai. Ilmi juga menghormati dan menghargai keputusan partai, serta siap menjalankan tugas yang diamanahkan, baik dari DPC, DPD maupun DPP.

"Kami sudah menerima dan menghormati putusan sela ini. Mas Ilmi siap maksimal di partai maupun di legislatifnya," terangnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ilmi Zada membenarkan penyataan kuasa hukumnya tersebut. Terkait beberapa hal yang sudah dilalui, maka itu menjadikan introspeksi diri dalam berpolitik.

"Perkara tidak kami lanjutkan, terima kasih atas arahan yang sangat berharga dari Bapak Didik Mukrianto dan teman-teman fraksi. Sebagai kader dan petugas partai, saya akan berjuang demi kejayaan Demokrat, khususnya di Kabupaten Tuban," ucapnya.

Sebelumnya PN Tuban telah mengeluarkan putusan sela dari gugatan yang pernah dilayangkan oleh Ilmi Zada. Dalam putusan sela tersebut, PN menyatakan bahwa perselisihan parpol diselesaikan secara internal di Mahkamah Partai.

Diberitakan sebelumnya, Ilmi Zada yang sebelumnya Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tuban, menggugat Ketua DPC, DPD hingga DPP Partai Demokrat pada 8 Agustus 2021.

Gugatan dilakukan lantaran Ilmi Zada tidak terima diganti dalam mekanisme Penggantian Antar Waktu (PAW) dari jabatan Wakil Ketua DPRD, digantikan Imam Sutiono yang sebelumnya anggota Banggar dan Komisi III DPRD Tuban.

Pihaknya juga memohon kepada hakim agar meminta kepada para tergugat untuk menarik kembali Surat Keputusan Nomor 94/SK/DPP.PD/VI/2021 tanggal 15 Juni 2021 tentang Pergantian Unsur Pimpinan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tuban. Alasannya, surat keputusan yang diterbitkan itu adalah cacat hukum dan harus segera dibatalkan.

Selain itu, Heri Subagyo meminta hakim untuk menghukum para tergugat dengan membayar atas kerugian yang diderita oleh kliennya berupa biaya koordinasi kepada DPP PD, DPW PD dan DPC PD. Biaya tersebut ditaksir sebesar Rp 5 miliar. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved