Breaking News:

Berita Magetan

Dibayangi Masih Rendahnya Disiplin Prokes Masyarakat, Polres Magetan Kebut Vaksinasi Door to Door

Budi Kuncahyo menyebutkan, kegiatan vaksinasi merdeka ini dilakukan dengan mendatangi tempat tinggal masyarakat.

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Deddy Humana
surya/doni prasetyo
Pelaksanaan vaksinasi dari rumah ke rumah dilakukan Polres Magetan untuk mempercepat herd immunity (kekebalan kelompok). 

SURYA.CO.ID, MAGETAN - Percepatan vaksinasi untuk mencapai target 70 persen pemenuhan herd immuty (kekebalan berkelompok) di Kabupaten Magetan, tidak cukup menyasar anak-anak sekolah dan lansia. Karena Polres Magetan bersama dinas terkait juga meneruskan vaksinasi dengan metode door to door atau dari rumah ke rumah.

Aktivitas vaksinasi keliling ini tidak sekadar menggenjot capaian target di wilayah Kabupaten Magetan, tetapi juga di tingkat nasional. Polres dan jajaran juga melakukan vaksinasi di pabrik triplek PT Admira Sukomoro, di Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Minggu (10/10/2021).

Ada 300 vial vaksin disediakan untuk karyawan di pabrik triplek di Magetan ini. Dalam vaksinasi door to door itu, Polres Magetan memberikan prioritas kepada karyawan PT Admira Sukomoro dan tambahan vial vaksin untuk masyarakat umum.

Kasi Humas Polres Magetan, AKP Budi Kuncahyo menyebutkan, kegiatan vaksinasi merdeka ini dilakukan dengan mendatangi tempat tinggal masyarakat. Ini dilakukan untuk mempercepat capaian target Kabupaten Magetan dan nasional.

"Polres Magetan menggunakan mobil gerai vaksin untuk mendatangi rumah-rumah warga dan pabrik-pabrik, termasuk pabrik Triplek PT Admira Sukomoro, untuk melayani vaksinasi kepada karyawan dan warga sekitar," kata Budi Kuncahyo.

Penentuan level PPKM, lanjut Budi, salah satunya ditentukan persentase jumlah masyarakat yang sudah menjalani vaksinasi. "Kabupaten Magetan saat ini berada di level 3 PPKM, karena vaksinasi di kabupaten Magetan masih dalam kisaran 40 persen," ujar Budi.

Dikatakan, jajaran Pemkab Magetan dan Polri terus menggelar serbuan vaksinasi, agar mencapai target 70 persen herd immunity. "Kami imbau masyarakat Kabupaten Magetan tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan, meski sudah mendapatkan vaksin," ujar Budi.

Selain itu Budi berharap masyarakat tetap mematuhi 6M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, menghindari makan bersama.

Tetapi faktanya seringkali diperlihatkan warga berkerumun dan aparat seperti tidak melihat. Seperti saat Pemkab Magetan menggelar vaksinasi massal di GOR Ki Mageti beberapa waktu lalu.

Acara vaksinasi itu mengundang kurang lebih 17.000 warga dari 18 wilayah kecamatan di Magetan. Malah bupati menganggap Kerumunan ribuan orang itu sebagai antusias warga masyarakat Magetan mendapatkan vaksinasi. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved