Berita Viral

Cara Kerja Mesin Wifi Koin untuk Internet yang Viral di TikTok: Cuma Rp 1000 Bisa Internetan 1 Jam

Berikut cara kerja mesin Wifi koin untuk internet yang baru-baru ini viral di TikTok. Cuma Rp 1000 bisa internetan 1 jam.

TikTok
Mesin Wifi Koin untuk Internet yang Viral di TikTok. Simak cara kerjanya. 

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi

SURYA.co.id - Berikut cara kerja mesin Wifi koin untuk internet yang baru-baru ini viral di TikTok.

Bentuk mesin Wifi Koin tersebut mirip dengan telepon umum.

Anda hanya perlu memasukkan koin Rp 1000 untuk mendapatkan akses internet Wifi selama 1 jam.

Diketahui, video viral mesin wifi koin ini pertama kali diunggah akun TikTok @rioongob2 pada 3 Oktober 2021 dan sudah ditonton lebih dari 5 juta kali.

Dalam video terlihat satu besek uang logam atau koin seribuan diambil oleh pemiliknya dari mesin tersebut.

Itu adalah pendapatannya dari memasang mesin WiFi koin.

Tampak juga beberapa anak sedang memainkan gadget di sekitar mesin WiFi koin.

Berikut videonya: LINK

Berikut cara kerjanya melansir dari Kompas.com dalam artikel 'Video Viral Mesin Wifi Koin Internet, Sehari Bisa Dapat Rp 100.000'

  1. Pelanggan masuk ke jaringan internet wifi koin lewat ponsel atau laptop
  2. Setelah itu otomatis masuk ke login page
  3. Ada keterangan insert koin dan muncul timer 20 detik sebagai waktu untuk memasukkan koin
  4. Pengguna memasukkan koin
  5. Setelah itu tekan selesai bayar dan pengguna bisa menggunakan internet.

Untuk waktunya bisa diatur oleh pemilik wifi koin.

Misalnya satu jam bayar Rp 2.000, 3 jam Rp 1.000, dan seterusnya, menyesuaikan keinginan pemilik mesin.

Budi mematok harga seperti berikut ini: Rp 7.000: 24 jam Rp 3.000: 10 jam Rp 1.000: satu jam.

Pengakuan pembuat mesin Wifi koin

Terkait viralnya video tersebut, Kompas.com menghubungi Danang Budiharto (46) yang mengaku membuat mesin wifi koin tersebut. 

Selain digunakan sendiri, dia juga mengaku menjual mesin tersebut. 

"Iya saya bikin sendiri," kata Budi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (9/10/2021).

Budi menjelaskan, awal mulanya dia merupakan wirausaha yang memiliki kantin di Bali. 

Namun karena dampak pandemi, usahanya sepi seiring sepinya pariwisata di Pulau Dewata Bali. 

Dia kemudian memutar otak untuk tetap bisa mendapatkan penghasilan di masa pandemi Covid-19. 

Budi mengaku memiliki hobi mengotak-atik peralatan elektronik. 

Dari situlah dia kemudian berpikir untuk membuat wifi koin.

Selain untuk memanfaatkan internet di masa pandemi tapi juga bisa menjadi usaha. 

"Sudah saya lakukan sekitar 1,5 tahun yang lalu. Awal-awal corona. Saya bikin setelah 4 bulan saya jual," ujar Budi. 

Dia hanya mematok harga Rp 1.000 untuk pemakaian internet satu jam.

Harga tersebut terlihat sangat terjangkau, baik bagi anak-anak maupun orang dewasa.

Meski begitu dia tidak hanya menargetkan pengguna anak-anak, tapi dewasa juga. Dia memasang koin wifi di pasar.

Ketika pasar sepi pembeli, para pedagang di kios-kios biasanya akan memasukkan koin ke mesin wifi koin.

Selain itu dia juga memasang di tempat lain.

Budi memberi gambaran tentang anak-anak yang biasanya digunakan untuk permainan utama.

Mereka biasanya main internet minimal 2 jam.

Jika satu jam dipatok Rp 1.000, maka satu orang akan membayar minimal Rp 2.000.

Kemudian jika ada 10 anak, maka sehari Budi bisa mendapat Rp 20.000.

Lalu jika dikalikan 30 hari, maka Budi akan mendapatkan Rp 600.000.

Padahal, modal untuk menyediakan internet per bulannya sekitar Rp 350.000, sehingga Budi sudah balik modal dan mendapat untung.

Budi mengatakan pelanggan-pelanggannya yang membeli mesin wifi biasanya mendapatkan lebih dari Rp 20.000 per hari. 

Ada yang mendapat Rp 50.000 bahkan Rp 100.000 sehari.

"Kalau saya pasang per bulan rata-rata (mendapatkan) Rp 2 juta, itu kotor. Per hari bisa sampai 100.000, tapi naik turun. (Sekitar) Rp 1,5-2 juta pendapatannya per bulan," ungkap Budi.

Selain untung, bisnis ini juga tidak memerlukan penjaga seperti penjaga warnet.

Menurut Budi mesin wifi koin bisa didiamkan saja dan tinggal menunggu pengguna internet berdatangan, sehingga bisa menjadi passif income bagi pemiliknya.

Untuk membuka usaha WiFi koin, Budi mengungkapkan diperlukan:

  • Mesin WiFi koin
  • Router atau antena penyebar sinyal ke pelanggan
  • Sumber internet.

Adapun sumber internet bisa dari internet kabel seperti IndiHome, Biznet, dan sebagainya.

Bisa juga dari modem seperti tipe RJ45. Jika sudah punya sumber internet, tinggal membeli seperangkat mesin wifi koin.

"Kalau di daerah-daerah yang susah sinyal harus beli modem untuk internet. Alat ini hanya sebagai manajemen bandwidth ke pelanggan," imbuhnya.

Untuk harga mesin wifi koin bervariasi.

Dia mengungkapnya harga untuk memasang wifi koin mulai dari Rp 2,2 juta sampai Rp 3,9 juta, tergantung mesin saja atau sekaligus sumber internet.

Ketika ditanya apakah bisnis wifi koin menguntungkan, menurut Budi tergantung tempatnya atau lokasinya.

Pengusaha harus bisa melihat lokasi yang akan dipasangi wifi koin, apakah di tempat tersebut banyak orang yang membutuhkan koneksi internet untuk belajar, bekerja, atau hanya sekadar bermain game.

Dia melihat masih banyak desa yang tidak terjangkau internet, misalnya dalam satu desa hanya bisa dipasang 4-6 kabel saja.

Maka berpotensi untuk dibuat wifi koin.

Selain itu masyarakat membutuhkan internet murah karena saat ini perekonomian sedang lesu.

Sehingga harga per jam yang ditetapkan akan mempengaruhi. Selain itu kestabilan jaringan internet juga perlu dipertimbangkan.

Tempat pemasangan wifi juga sebaiknya di tempat yang ramai atau sering diakses masyarakat.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved