Breaking News:

Berita Jember

Serapan Anggaran APBD Jember Hingga Oktober 2021 Masih Mencapai 40 Persen

Serapan APBD Kabupaten Jember hingga Oktober 2021 masih mencapai 40 persen, dari total Belanja APBD Jember tahun 2021 sebesar Rp 4,4 triliun.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Sri Wahyunik
Rapat paripurna DPRD Jember dengan agenda pandangan umum fraksi terhadap nota pengantar keuangan Perubahan APBD Jember tahun 2021, Sabtu (9/10/2021) 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Serapan APBD Kabupaten Jember hingga Oktober 2021 masih mencapai 40 persen, dari total Belanja APBD Jember tahun 2021 sebesar Rp 4,4 triliun. Persentase serapan anggaran yang terbilang masih rendah, mengingat saat ini sudah memasuki triwulan terakhir di tahun 2021.

Bahkan, saat ini Pemkab Jember dan DPRD Jember sudah mulai membahas Perubahan APBD tahun 2021. Pihak Pemkab Jember serapan APBD nantinya bisa dicapai secara maksimal setelah P-APBD disahkan.

"Serapan masih sekitar 40 persen. Namun kami terus mendorong, agar serapan anggaran bisa dilakukan secara maksimal, sampai akhir tahun mendatang," ujar Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jember, Tita Fajar A, Sabtu (9/10/2021).

Tita optimistis sampai akhir tahun mendatang, serapan bisa terserap di angka 80 persen hingga 90 persen.

"Nanti sejumlah hibah kan bisa dicairkan melalui P-APBD ini. Juga sejumlah Belanja yang sudah diralokasikan, serta juga masih tetap untuk penanganan Covid-19," imbuhnya.

Hibah yang bakal segera dicairkan di akhir tahun ini, antara lain beasiswa untuk mahasiswa dan pelajar.

Terkait beasiswa ini, sebelumnya Bupati Jember Hendy Siswanto juga menegaskan, kalau beasiswa yang bentuknya hibah kepada penerima akan dicairkan di Bulan November.

"Tetap akan cair, nanti di Bulan November," ujar Bupati Hendy dalam perbincangan dengan SURYA.CO.ID.

Sementara itu, sejumlah fraksi di DPRD Jember, turut mendorong supaya serapan APBD Jember digenjot.

"Kepala daerah harus mendorong percepatan pemakaian anggaran di semua OPD (organisasi perangkat daerah), supaya nantinya tidak menjadi Silpa yang banyak lagi," ujar Juru Bicara Fraksi gabungan PAN, Demokrat, Golkar (PANDEKAR) DPRD Jember, Sucipto ketika membacakan pandangan umum fraksi terkait nota pengantar keuangan P-APBD Jember tahun 2021, Sabtu (9/10/2021).

Hal senada juga disampaikan oleh Fraksi Nasdem. Untuk itu, Fraksi Nasdem meminta kepala daerah Jember untuk memberi kelonggaran kepada OPD dalam melaksanakan serapan anggaran.

"Kami minta bupati dan wakil bupati memberikan kelonggaran luar biasa dengan meningkatkan TPP sampai dengan tiga kali lipat dengan harapan ASN bisa bekerja secara extraordinary dan out off the box," ujar David Handoko Seto.

Seperti diberitakan, mulai Jumat (8/10/2021) kemarin, pihak eksekutif Pemkab Jember dan legislatif DPRD Jember mulai membahas Raperda Perubahan APBD Jember tahun 2021. Pembahasan P-APBD itu ditargetkan selesai akhir pekan mendatang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved