Breaking News:

Berita Gresik

Anak Pedagang Es Buah di Gresik Wakili Indonesia di Kejuaraan Matematika Internasional

Anggun Hasanah Astsauri menjadi salah satu yang terbaik dalam Philippine International Math and Science Olympics (PIMSO) 2021.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Willy Abraham
Anggun Hasanah Astsauri meraih predikat silver dalam Philippine International Math and Science Olympics (PIMSO) 2021. 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Anggun Hasanah Astsauri (8) siswi kelas III Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Trate Putri Gresik mewakili Indonesia di kejuaraan matematika internasional. Prestasi yang diraihnya selain mengharumkan nama Gresik juga membanggakan orang tuanya yang berprofesi sebagai pedagang es buah.

Anak sulung dari pasangan Sofyan dan Istianah ini mampu berprestasi di tengah keterbatasan.

Demi pendidikan sang anak, Sofyan dan Istianah sehari-hari berjualan es buah di depan salah satu SMP Negeri di Gresik. Buah hatinya itu mampu menjadi salah satu yang terbaik dalam Philippine International Math and Science Olympics (PIMSO) 2021.

Dalam agenda yang dihelat pada 17 April 2021 tersebut, Anggun berhasil meraih predikat silver atau runner up. Raihan prestasi yang bakal mengantarkan Anggun mewakili Gresik di level internasional pada agenda serupa tahun depan.

Anggun mengaku sempat kesulitan dalam mengerjakan soal matematika itu. Pasalnya, soal yang dikerjakan berbahasa Inggris. Hal ini menjadi pengalaman berharga baginya karena berhasil menyelesaikan soal matematika dengan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan baik.

"Ini pengalaman pertama bagi saya. Berkat bimbingan yang saya ikuti di sekolah dan belajar di rumah, meski agak sulit bisa saya kerjakan dengan baik," ucap Anggun yang bercita-cita menjadi guru, Sabtu (9/10/2021).

Kisah Anggun untuk meraih prestasi tidak semudah yang dibayangkan. Dia tidak seperti teman sebayanya yang mampu memanggil guru privat ke rumah.

Kemampuan finansial keluarganya belum mampu mengikutkan Anggun ke lembaga pendidikan khusus di luar sekolah, apalagi sampai mendatangkan guru privat dalam mengasah bakat anaknya tersebut.

Namun kondisi finansial keluarga yang terbilang pas-pasan, tidak membuat Anggun putus asa dengan mampu mengembangkan bakatnya sejauh ini.

Istianah, ibu Anggun, mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraih anak sulungnya itu. Bahkan sejak kecil bakat anaknya sudah terlihat menyukai matematika.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved