Berita Kampus Surabaya

Unair dan Wing Surya Dukung Pemkot Surabaya upaya Gelar PTM Terbatas Aman dan Sehat di Masa Pandemi

Penyerahan safe school kits kepada Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya.

Penulis: Zainal Arif | Editor: Parmin
surya.co.id/zainal arif
Suasana penyerahan safe school kits kepada Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya di Aula Soemarto UNAIR, Jumat (8/10/2021). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Unair dan PT Wing Surya turut membantu Pemkot Surabaya dalam upaya menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang aman dan sehat. 

Bantuan tersebut diwujudkan dengan penyerahan secara simbolis safe school kits dari Ketua Badan Kerjasama dan Manajemen Pengembangan Universitas Airlangga (BKMP Unair) Eko Supeno kepada Pemkot Surabaya.

Pemerintah Kota Surabaya diwakili  Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Jumat (8/10/2021).

Kegiatan ini bertujuan mendukung upaya-upaya menciptakan pembelajaran tatap muka (PTM) aman dan sehat di masa Pandemi Covid-19.

Setiap paket safe school kits yang berisi sabun, cairan disinfeksi dan hand sanitizer ini selanjutnya akan di distribusikan kepada 281 Sekolah Dasar (SD), 60 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 43 Sekolah Luar Biasa (SLB), 150 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 45 Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan 25 pesantren, di wilayah Kota Surabaya.

Bantuan 600 lebih paket safe school kits ini merupakan sumbangan dari PT Wings Surya melalui Kemitraan Swasta-Publik untuk Cuci Tangan Pakai Sabun (KSP-CTPS). 

KSP-CTPS merupakan kemitraan pemerintah, sektor swasta, pembangunan dan masyarakat sipil yang dibentuk untuk 
mempromosikan perubahan perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun yang berkelanjutan di Indonesia.

Dalam rangka pembukaan kembali sekolah di masa pandemi, KSP-CTPS menyediakan paket safe school kits sebagai upaya mendukung pelaksanaan PTM yang aman dan sehat bagi siswa dan guru di Indonesia.

Sebagai bagian dari upaya yang sama, dalam sambutannya Ketua BKMP UNAIR menjelaskan, pihaknya sedang menyiapkan aplikasi untuk membantu guru dan tenaga kesehatan dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang sehat dan aman. 

Aplikasi ini berisi skema pelatihan dan tools untuk membantu guru dan tenaga kesehatan dalam menjalankan dan 
mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang aman dan sehat dimasa pandemi COVID-19. 

Aplikasi tersebut juga akan dihubungkan dengan bantuan safe school kits ini, dimana sekolah-sekolah yang berhak menerima adalah sekolah/madrasah yang guru-gurunya telah mengikuti pelatihan dan menjalankan tools dalam aplikasi ini. 

“Jadi melalui aplikasi ini kami ingin memastikan bahwa sekolah/madrasah memiliki pengetahuan didukung material yang cukup  untuk melaksanakan PTM yang aman dan sehat," ujar Eko.

Sebagai tanggapan Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Kemenag Kota Surabaya sama-sama menyambut baik dukungan KSP-CTPS dan BKMP UNAIR kali ini.

Keduanya kompak berharap kolaborasi terus terjalin dalam memastikan pencegahan penyebaran COVID-19 di satuan pendidikan pada pelaksanaan pembelajaran tatap muka di Kota Surabaya.

Sementara itu, Marketing Public Relations Wings Group Indonesia, Teuku Muhammad Farhan menjelaskan sebanyak 600 paket safe school kits sengaja disiapkan pihaknya untuk sekolah-sekolah di Surabaya.

"Paket sanitasi sengaja kami berikan untuk digunakan warga sekolah, kami ingin menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved