Breaking News:

Berita Bangkalan

Pilkades Gelombang Kedua di Bangkalan Diikuti 140 Desa pada 2022, Plus 9 Desa Yang Gagal Pada 2021

sembilan dari jumlah total 140 desa itu merupakan desa yang gagal menggelar pilkades serentak tahap pertama tahun 2021 ini.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad faisol
Rombongan terakhir satu kompi Brimob Polda Jatim meninggalkan Polres Bangkalan, setelah pelaksanaan Pilkades di 117 desa di Kabupaten Bangkalan berjalan aman dan tertib beberapa bulan lalu. 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Sebanyak sembilan (9) desa dipastikan akan mengikuti pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak gelombang kedua yang dijadwalkan digelar pada 2022 mendatang. Sembilan desa itu sebelumnya gagal mengikuti pilkades gelombang pertama, dan akan termasuk dalam 140 desa peserta Pilkades serentak berikutnya.

Seperti diketahui, Pemkab Bangkalan sukses menggelar pelaksanaan Pilkades serentak dan aman di 117 desa pada 2 Mei 2021 silam. Selanjutnya, pilkades serentak 140 desa untuk gelombang kedua akan digelar di tahun 2022.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bangkalan, Ahmad Ahadiyan Hamid, Jumat (8/10/2021). “Kami belum menentukan tahapannya, tetapi pilkades di 140 desa pasti kami gelar pada 2021,” ungkap pria yang akrab disapa Diet itu.

Diet menjelaskan, sembilan dari jumlah total 140 desa itu merupakan desa yang gagal menggelar pilkades serentak tahap pertama tahun 2021 ini.

“Ada juga beberapa kades terpilih namun menjelang pelantikan meninggal dunia. Jumlah 140 desa yang akan menggelar pilkades serentak tahap kedua itu didasarkan atas berakhirnya masa jabatan kades di masing-masing desa,” jelasnya.

Namun sejauh ini, lanjut Diet, Pemdes Kabupaten Bangkalan masih menunggu instruksi Bupati Bangkalan sekaligus meminta izin, karena pihaknya tidak ingin nantinya terjadi kendala yang bisa menghentikan tahapan.

“Untuk Tim Fasilitasi Pemilihan Kepala Desa (TFPKD) tingkat kabupaten, kami belum bisa memastikan apakah tetap melanjutkan anggota yang lama atau ada perombakan ulang. Kami pasti minta petunjuk dan arahan Bapak Bupati terkait TFPKD,” pungkas Diet. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved