Breaking News:

Berita Probolinggo

Patroli Rutin di Perairan Probolinggo, Antisipasi Alat Tangkap Ikan Tak Sesuai Ketentuan

Beberapa nelayan dihampiri guna memastikan mereka tak menggunakan alat tangkap yang dapat merusak lingkungan kelautan.

Foto Istimewa Satpol Airud Polres Probolinggo
Satuan Polisi Laut dan Udara (Satpol Airud) Polres Probolinggo menyisir tiap titik perairan perbatasan untuk mengantisipasi penggunaan alat tangkap ikan tak sesuai ketentuan, Kamis (7/10/2021). 

SURYA.CO.ID, PROBOLINGGO - Satuan Polisi Laut dan Udara (Satpol Airud) Polres Probolinggo melakukan patroli rutin di wilayah perairan perbatasan laut utara Probolinggo, Kamis (7/10/2021).

Patroli rutin ini untuk mengantisipasi penggunaan alat tangkap ikan yang dilarang negara dan menjaga keamanan di wilayah perairan perbatasan.

Kasat Pol Airud Polres Probolinggo, AKP Slamet Prayitno mengatakan dalam patroli pihaknya menyisir tiap titik wilayah perairan perbatasan.

Beberapa nelayan dihampiri guna memastikan mereka tak menggunakan alat tangkap yang dapat merusak lingkungan kelautan.

Selain itu, memberikan penjelasan untuk menjaga batas dan jarak dalam mencari ikan sesuai jenis kapal yang digunakan.

Baca juga: Sosok Putri Unesa 2020 Nur Farsah Meilinia, Dulu Paling Ogah Dandan

"Para nelayan juga diminta protokol kesehatan (Prokes) saat melaut. Sebab, pandemi Covid-19 belum mereda," katanya.

Slamet menyebut, alat tangkap ikan yang dilarang pemerintah, antara lain pukat harimau atau mini trawl dan bom ikan.

Sosialisasi perlu terus dilakukan agar para nelayan bisa turut menjaga kelestarian lingkungan kelautan tatkala menangkap ikan.

"Apabila ditemukan alat penangkap ikan yang dilarang, kami akan mengambil tindakan tegas terhadap nelayan sesuai hukum yang berlaku. Patroli kami gelar secara rutin," tegasnya.

BACA BERITA PROBOLINGGO LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved