Breaking News:

Berita Nganjuk

DPRD Nganjuk akhirnya Gelar Rapat Paripurna Tatap Muka Dihadiri Anggota Dewan dan Pejabat OPD Pemkab

DPRD Kabupaten Nganjuk akhirnya dapat menggelar rapat Paripurna dengan kehadiran fisik Anggota Dewan dan Pejabat OPD Pemkab Nganjuk.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Parmin
surya.co.id/ahmad amru muiz
Rapat Paripurna DPRD Nganjuk kembali digelar tatap muka untuk pertama kali dengan kehadiran fisik seluruh Anggota Dewan sejak terjadinya Pandemi Covid-19 selalu digelar secara virtual. 

SURYA.CO.ID | NGANJUK - DPRD Kabupaten Nganjuk akhirnya dapat menggelar rapat Paripurna dengan kehadiran fisik Anggota Dewan dan Pejabat OPD Pemkab Nganjuk.

Ini setelah sejak terjadinya Pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu agenda rapat Paripurna DPRD digelar secara virtual.

Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono mengatakan, pihaknya cukup puas dengan uji coba Rapat Paripurna digelar dengan kehadiran fisik Anggota DPRD.

Meskipun belum seluruh Anggota DPRD menghadiri Rapat Paripurna tetapi pelaksanaan Rapat Paripurna dengan kehadiran fisik Anggota DPRD dan Pejabat OPD sudah cukup baik.

"Untuk Rapat Paripurna DPRD berikutnya dimungkinkan sudah dilaksanakan secara fisik kehadiran Anggota Dewan sepenuhnya atau tidak lagi secara virtual," kata Tatit Heru Tjahjono, Jumat (8/10/2021).

Dijelaskan Tatit Heru Tjahjono, pelaksanaan Rapat Paripurna secara fisik kehadiran Anggota DPRD tersebut dilakukan setelah pihaknya mendapat persetujuan dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk.

Hal itu juga memperhatikan perkembangan Covid-19 di Kabupaten Nganjuk yang terus melandai hingga sekarang ini.

"Semoga setelah hari ini Rapat Paripurna dengan kehadiran fisik Anggota DPRD dan Pejabat OPD akan terus berlanjut seiring dengan kasus Covid-19 yang melandai.

Tetapi dalam pelaksanaan Rapat Paripurna kami tetap mematuhi Prokes ketat," ucap Tatit Heru Tjahjono.

Memang, diakui Tatit Heru Tjahjono, dengan digelarnya Rapat Paripurna DPRD secara virtual akibat Pandemi Covid-19 dirasakan kurang maksimal.

Ini dikarenakan para Anggota DPRD tidak dapat berinteraksi dan menyampaikan pendapatnya secara bebas. Ini diikarenakan seringkali ada kendala pada sinyal jaringan telekomunikasi yang terputus-putus dan sebagainya.

"Maka dari itu, bila Rapat Paripurna DPRD digelar secara fisik dengan kehadiran Anggota Dewan maka rapat bisa kembali berjalan seperti biasanya.

Para anggota Dewan bisa interupsi menyampaikan pendapat saat rapat Paripurna secara langsung dan sebagainya. Bahkan mereka bisa saling berargumen dalam menyuarakan amanah rakyat," tutur Tatit Heru Tjahjono.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved