Breaking News:

Berita Nganjuk

Pria Jombang Edarkan Sabu di Kabupaten Nganjuk, Polisi Kembangkan Penyelidikan

Unit Resmob Satresnarkoba langsung menangkap tersangka di Desa Gondang Wetan Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Polres Nganjuk
Tersangka RAA yang diamankan Satresnarkoba Polres Nganjuk. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - RAA (25), warga Desa Gadingmangu Kecamatan Perak Kabupaten Jombang ditangkap Satresnarkoba Polres Nganjuk karena mengedarkan sabu.

Dari tangan tersangka disita barang bukti sabu seberat 1,37 gram dalam dua kemasan plastik klip, sejumlah plastik klip, pipet kaca, sebuah handphone, juga satu unit sepeda motor.

Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto menjelaskan, penangkapan tersangka RAA berawal dari informasi masyarakat yang diterima Satresnarkoba Polres Nganjuk.

Di mana ada seseorang yang mengedarkan narkotika jenis sabu di sekitaran wilayah Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk.

"Informasi tersebut ditindaklanjut penyelidikan oleh Satresnarkoba Polres Nganjuk," kata Supriyanto, Rabu (6/10/2021).

Dari penyelidikan tersebut, diketahui siapa pelaku peredaran sabu tersebut.

Baca juga: Jembatan Penghubung Waru-Sedati Rusak, Wakil Bupati Sidoarjo Subandi : Akan Kita Perbaiki

Unit Resmob Satresnarkoba langsung menangkap tersangka RAA di salah satu rumah di Desa Gondang Wetan Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk.

"Tersangka diduga sedang menunggu pemesan narkotika jenis sabu di rumah tersebut," ucap Supriyanto.

Saat penggeledahan tersangka RAA, Resmob Satresnarkoba menemukan barang bukti sabu dalam plastik klip dan barang bukti lain mengarah sebagai pengedar sabu.

Dan saat itu juga, tersangka RAA dibawa ke Mapolres Nganjuk.

Kepada petugas penyidik Satresnarkoba, tersangka RAA mengaku sabu tersebut pesanan dari seseorang di Kecamatan Jatikalen.

Dan sabu tersebut didapatkanya dari seseorang di wilayah Kabupaten Jombang.

"Saat ini kasus tersebut masih dalam pengembangan. Dan tersangka RAA atas perbuatanya tersebut terancam dijerat dengan UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka terancam dengan hukuman hingga 20 tahun penjara," tutur Supriyanto.

BACA BERITA NGANJUK LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved