Breaking News:

Berita Surabaya

Pemkot Surabaya Siapkan Anggaran Beasiswa untuk Pelajar SMA/SMK dari Keluarga Kurang Mampu

Pemkot Surabaya di bawah pimpinan Eri Cahyadi dan Armuji telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 47,7 miliar khusus untuk beasiswa pelajar SMA/SMK

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Nuraini Faiq
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Mulai tahun depan, salah satu janji kampanye Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji bakal terwujud. Janji itu adalah menciptakan generasi cerdas, dengan memberikan beasiswa kepada pelajar SMA/SMK negeri maupun swasta.

Mulai 2022, bantuan beasiswa pendidikan jenjang SMA/SMK tersebut di dalamnya adalah menggratiskan biaya pendidikan bagi siswa MBR (Masyarakat Berpenghasikan Rendah).

"Kami bersyukur, akhirnya janji wali kota dan wakil wali kota Surabaya untuk memberikan beasiswa pelajar Surabaya segera terwujud. Penerima bukan hanya pelajar SD, SMP, tapi juga SMA/SMK yang kewenangannya di provinsi," kata Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Khusnul Khotimah, Kamis (7/10/2021).

Pemkot Surabaya di bawah pimpinan Eri Cahyadi dan Armuji telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 47,7 miliar khusus untuk beasiswa pelajar SMA/SMK pada 2022 nanti.

Jumlah itu bukan termasuk beasiswa untuk jenjang pendidikan SMP yang pada 2021 ini jumlahnya naik hingga 300 persen. Beasiswa ini dari CSR perusahaan atau lembaga pada 2020 sebanyak Rp 4,057 miliar.

Sedangkan pada 2021 meningkat menjadi Rp 12,513 miliar. Sementara total pelajar yang diberi beasiswa mencapai 4.188 siswa. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai 1.116 siswa.

Beasiswa bagi pelajar SMA/SMK ini, jelas Ketua Komisi D DPRD Surabaya ini, kini seluruh jenjang pendidikan di Kota Pahlawan sudah ada program beasiswanya. Bahkan Pemkot Surabaya juga telah memiliki program beasiswa bagi anak-anak Surabaya yang kuliah di berbagai perguruan tinggi.

"Saya optimis arek-arek Suroboyo akan mampu bersaing di pentas dunia, sehingga berdaya saing global. Surabaya juga akan menjadi barometer pendidikan Indonesia," ungkap Khusnul.

Dengan adanya beasiswa ini, kata alumnus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya ini, juga bakal menghapus siswa putus sekolah. Sehingga Surabaya ke depan menjadi daerah yang berkembang kualitas SDM-nya.

“Salah satu langkah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah dengan kualitas SDM yang baik. Untuk itu kami sangat senang, karena sudah tidak ada lagi alasan siswa putus sekolah karena tidak mampu bayar biaya pendidikan,” tegas Khusnul.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved