Breaking News:

Webinar

BPOM: Paparan BPA pada Air Minum dalam Kemasan Galon masih Aman untuk Bayi dan Ibu Hamil

Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Rita Endang (kiri), dalam diskusi virtual , Kamis (7/10/2021).

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
surya.co.id/sri handi lestari
Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Rita Endang (kiri), dalam diskusi virtual , Kamis (7/10/2021). 

SURABAYA, SURYA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan bahwa paparan Bisfenol A (BPA) di Indonesia masih aman, termasuk untuk bayi, anak-anak dan ibu hamil.

BPOM sudah membandingkan dengan melihat standard yang disusun Otoritas Keamanan Makanan Eropa atau European Food Safety Authority (EFSA) dan dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi.

Hal ini disampaikan Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Rita Endang dalam diskusi virtual bertajuk

“Keamanan Kemasan Bahan Pangan Berbahan Baku Plastik yang Mengandung Unsur BPA”, Kamis (7/10/2021).

“Kami selalu membuat kajian paparan BPA dari kemasan makanan, termasuk di dalam air minum kemasan itu secara berkala,” kata Rita.

BPOM juga telah membandingkan dengan melihat standar  BPA yang disusun EFSA. Menurutnya, ESFA menetapkan tolerable daily intake (TDI) BPA ini adalah 4 miligram perkilogram berat badan individu perhari dari konsumsinya.

“Artinya, BPA yang ditoleransi oleh tubuh manusia sebanyak itu jumlahnya,” tambahnya.

Tidak hanya itu, menurut Rita, BPOM juga mengecek berapa angka kecukupan gizi dari setiap individu yang mengonsumsi AMDK yang sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 28 tahun 2019 tentang angka kecukupan gizi.

“Jadi, berapa konsumsi air minum, katakanlah untuk bayi itu sebesar 0,9 liter, itu kami hitung,” tukasnya.

Tidak hanya itu, BPOM juga menguji cemaran BPA dalam produk air minum dalam kemasana (AMDK) di dalam tubuh orang dewasa.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved