Breaking News:

Berita Sidoarjo

Alhamdulillah, Mudin di Desa-Desa di Sidoarjo Segera Dapat Insentif; Masuk dalam BTT Rp 75 Miliar

"Nilai untuk BTT tersebut sekitar Rp 75 miliar," kata politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB tersebut, Kamis (7/10/2021).

Penulis: M Taufik | Editor: Deddy Humana
surya.co.id/m taufik
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo, Abdilah Nasih. 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Ada insentif untuk mudin atau petugas keagamaan di desa. Melalui APBD Perubahan 2021, Pemkab Sidoarjo mengalokasikan dana untuk program tersebut.

Menurut Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo, Abdilah Nasih, alokasi dana untuk insentif mudin tersebut dimasukkan pada salah satu program yang dicover melalui alokasi anggaran BTT (Belanja Tidak Terduga) P-APBD 2021.

"Nilai untuk BTT tersebut sekitar Rp 75 miliar," kata politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB tersebut, Kamis (7/10/2021).

Dalam alokasi dana di BTT memang tidak menyebut spesifik untuk insentif mudin. Tetapi dewan dan pemkab sudah sepakat, insentif mudin dialokasikan di sana. Sehingga bisa segera dicairkan ketika APBD Perubahan sudah disetujui gubernur.

Nasih menjelaskan bahwa insentif tersebut bukan untuk mudin yang secara khusus menangani pasien covid-19. Namun untuk mudin secara umum di desa-desa.

"Ini insentif untuk mudin yang reguler. Sedangkan untuk insentif khusus terkait (mudin) yang menangani pasien Covid-19, belum bisa dialokasikan di P-APBD 2021," urainya.

Saat ini perda terkait P-APBD 2021 itu sedang diajukan ke Pemprov Jatim untuk dikoreksi. Setelah ada persetujuan, insentif itu bisa segera dicairkan.

Diharapkan, adanya insentif ini bisa sedikit membantu untuk memberikan kesejahteraan terhada para mudin di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang berkepanjangan saat ini. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved