Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Satgas Covid-19 Jatim Sarankan Vaksinasi Covid-19 Digenjot Berbasis Kawasan Aglomerasi

Secara umum, PPKM Jawa Timur masih level 1. Namun beberapa daerah berdasarkan Inmendagri terbaru banyak yang jadi level 3 dan level 2.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Juru Bicara Satgas Covid-19 Jawa Timur, Makhyan Jibril Al Faraby saat diwawancara di Aria Hotel Surabaya, Rabu (6/10/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Juru Bicara Satgas Covid-19 Jawa Timur, Makhyan Jibril Al Faraby menjelaskan, bahwa saat ini sejumlah daerah di Jawa Timur banyak yang terdepak status PPKM nya dari Level 1 menjadi level 2 dan 3 berdasarkan Inmendagri 47/2021 tentang PPKM Level 4, Level 3, Level 2 dan Level 1 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Pasalnya, Inmendagri yang terbit dua hari lalu berbeda dengan hasil asesmen Kemenkes di mana Jatim terdapat banyak level 1. Di Inmendagri ini, hanya Kota Blitar yang ditetapkan status PPKM-nya level 1.

Kepada SURYA.CO.ID, Rabu (6/10/2021), Jibril menjelaskan bahwa Inmendagri dan asesmen Kemenkes memiliki beberapa kriteria yang berbeda. Untuk asesmen Kemenkes parameter yang digunakan adalah 3T, perkembangan kasus dan juga BOR.

Sedangkan sesuai dengan Inmendagri yang baru ini, ditambahkan parameter baru yaitu berdasarkan capaian vaksinasi Covid-19 daerah secara umum dan capaian vaksinasi khusus untuk lansia.

"Secara umum, PPKM Jawa Timur masih level 1. Nah namun beberapa daerah berdasarkan Inmendagri terbaru banyak yang jadi level 3 dan level 2. Alasannya, karena memang ada penambahan kriteria atau parameter vaksinasi dalam Inmendagri yang baru," kata Jibril.

Dijelaskan Jibril, berdasarkan Inmendagri, daerah kabupaten atau kota bisa turun dari level 3 ke 2 jika capaian vaksinasinya secara keseluruhan telah 50 persen dan capaian vaksinasi lansianya 40 persen.

Sedangkan level 2 bisa turun ke 1, jika capaian vaksinasinya sudah 70 persen dan capaian vaksinasi lansia telah 60 persen.

"Dan lagi parameter capaian vaksinasi kini tidak lagi dilihat per kabupaten/kota saja. Melainkan kawasan aglomerasinya. Itulah mengapa antar daerah di satu kawasan aglomerasi harus saling membantu meningkatkan capaian vaksinasinya," tegas Jibril.

Berdasarkan Inmendagri terbaru, daerah berstatus level 3 di Jatim adalah Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Magetan, Kabupaten Madiun, Kabupaten Lumajang, Kota Surabaya, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Batu.

Kemudian juga Kabupaten Kediri, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Blitar, Kabupaten Tuban, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Sampang, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Jember, Kabupaten Gresik, Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Bangkalan,

Sedangkan yang statusnya Level 2 adalah Kota Madiun, Kota Kediri, Kabupaten Jombang, Kabupaten Banyuwangi, Kota Pasuruan. Dan yang sudah PPKM Level 1 hanya Kota Blitar.

"Daerah satu aglomerasi harus saling membantu dalam menggenjot vaksinasi. Terutama untuk lansia. Yang memang membutuhkan effort tersendiri, kadang harus dijemput, harus ada keluarga yang mengantar dan seterusnya. Maka ini jadi tantangan tersendiri di masing-masing kawasan aglomerasi," tegas Jibril.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved