Berita Trenggalek

Universitas Negeri Malang Segera Buka PSDKU di Dilem Wilis Kabupaten Trenggalek

Rencananya, PSDKU itu akan memanfaatkan bangunan yang sudah ada di kawasan Dilem Wilis.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/aflahul abidin
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan Rektor UM Rofiuddin ketika meninjau kawasan Dilem Wilis tempat rencana dibukanya PSDKU UM, Senin (5/10/2021). 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK – Universitas Negeri Malang (UM) berencana membuka Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Kabupaten Trenggalek.

Rencana itu merupakan hasil penjajakan antara UM dan Pemkab Trenggalek.

Rektor UM Rofi’uddin dan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin sudah beberapa kali bertemu untuk membahas rencana pembukaan PSDKU UM di Trenggalek.

Mereka berdua bersama para pejabat UM dan pemkab mengunjungi kawasan Dilem Wilis di Kecamatan Bendungan untuk meninjau rencana lokasi PSDKU itu, Senin (5/10/2021).

Rencananya, PSDKU itu akan memanfaatkan bangunan yang sudah ada di kawasan Dilem Wilis.

“Kami rencanakan secepatnya realisasi program ini,” kata Rofi’uddin.

Rofi’uddin mengatakan, persiapan untuk membuka PSDKU di Kabupaten Trenggalek telah mencapai lebih dari 50 persen.

Hanya perlu beberapa pembenahan di lokasi program dan penataan administrasi dan sebagainya.

UM dan Pemkab Trenggalek juga akan mempercepat proses persiapan yang belum tuntas. Sehingga, PSDKU univesitas tersebut bisa segara dimulai.

“Kalau bisa tahun depan, tahun akademik 2022 sudah bisa menerima mahasiswa baru,” tambahnya.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, UM dan pemkab telah beberapa kali membahas soal konsep PSDKU UM di Kabupaten Trenggalek.

“Kami inginnya ini menjadi kampus yang practical. Pasalnya, di sini ada living lab yang sinergi engan techno park,” kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu, dalam kesempatan yang sama.

Berada di daerah pegunungan yang hijau, Mas Ipin juga ingin PSDKU UM menjadi kampus hijau.

“Jadi dengan tetap melestarikan alam yang ada di sini. Dengan pembelajaran, melakukan penelitian, kemudian mendayagunakan atau memberi nilai tambah produk-produk hulu yang ada di sini. Mulai dari kopi, peternakan, dan potensi agro yang lainnya,” sambung dia.

Berada di Dilem Wilis, Mas Ipin ingin keberadaan PSDKU UM bakal memberi dampak positif untuk kawasan tersebut.

Terlebih, kawasan itu juga masuk dalam wilayah Selingkar Wilis yang merupakan daerah target pengembangan berdasarkan Perpres 80/2019.

“Keberadaan kampus di tempat ini juga diharapkan bisa memberi dampak ekonomi kepada masyarakat. Termasuk mengangkat produk lokal yang ada,” sambung Mas Ipin.

BACA BERITA TRENGGALEK LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved