Breaking News:
Grahadi

Berita Surabaya

Perebutan 5 Kursi Kepala OPD Jatim Mengerucut, Hanya 25 Peserta Ikuti Assessment

Jumlah peserta akan dibagi dua kelompok. Mereka akan menjalani tes tulis dan wawancara selama dua hari tersebut.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Deddy Humana
tribun jatim/sofyan Arif Candra Sakti
Kepala BKD Provinsi Jatim Indah Wahyuni 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur telah resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi dalam proses seleksi umum jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama.

Total ada 48 orang peserta yang dinyatakan memenuhi syarat dan lolos seleksi administasi. Selanjutnya mereka akan memasuki tahapan selanjutnya yaitu uji kelayakan.

Namun, Kepala BKD Provinsi Jatim, Indah Wahyuni memastikan bahwa tidak semua dari 48 orang itu akan mengikuti uji kelayakan atau assessment. Tepatnya hanya 25 orang saja yang mengikuti assessment.

Bagi mereka yang mengikuti assessment pada seleksi umum Agustus lalu dan telah menjalani assessment, maka hasilnya tetap berlaku dan masih bisa digunakan.

“Hasil assessment mereka masih berlaku, mereka cukup melengkapi persyaratan administrasi. Jadi hanya 25 peserta yang menjalani assessment. Sisanya sudah menjalani pada seleksi sebelumnya,” tegas Yuyun, sapaan akrab Kepala BKD Jatim, Selasa (5/10/2021).

Ia menegaskan bahwa assessment berlangsung dua hari. Jumlah peserta akan dibagi dua kelompok. Mereka akan menjalani tes tulis dan wawancara selama dua hari tersebut.

Seluruh peserta yang telah dinyatakan telah lolos seleksi administrasi ini akan bertarung menduduki lima jabatan eselon dua.

Yakni Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Kependudukan, Kepala Dinas Perkebunan. Posisi jabatan itu kosong karena pejabat sebelumnya bergeser atau purnatugas.

“Kalau kita sendiri telah menentukan timeline ya, proses ini ditarget selesai pada 14 Oktober. Artinya, pada tanggal tersebut sudah ada tiga nama yang akan diusulkan ke Gubernur Jawa Timur. Dari tiga nama itu, akan dipilih satu sebagai pejabat definitif,” jelasnya.

"Kecuali untuk jabatan khusus, seperti Dirut RS Jiwa Menur dan Wadir Penunjang Medik RSUD Dr Soetomo, butuh keahlian khusus," imbuhnya.

Sejatinya, lelang jabatan kali ini membuka seleksi terbuka untuk tujuh posisi jabatan pimpinan tinggi pratama. Namun dua lowongan selain lima tersebut di atas yaitu Dirut RS Jiwa Menur, serta Wadir Penunjang Medik RSUD Dr Soetomo ternyata sepi peminat.

Sehingga untuk dua posisi tersebut dilakukan perpanjangan pendaftaran. “Khusus untuk dua posisi tersebut pendaftarannya diperpanjang hingga 6 Oktober 2021,” pungkas Yuyun. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved