Breaking News:

Lifestyle

Jaga Kesehatan Mental lewat Seni Merias Diri

"Makin jarang aktivitas, produktivitas menurun akhirnya kesehatan mental menurun. Jadi mood mudah berubah atau malah bemalas-malasan."

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Parmin
Foto: tangkapan layar
Shabrina Salsabila, Tantri Namirah, dr Shafira Ninditya Aulia dalam Virtual Press Conference 'Wardah Colorfit Fresh Matte Lip Ink and Cream Blush', Senin (4/10/2021). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pandemi membatasi aktivitas  berpengaruh pada mental health atau kesehatan mental seseorang. 

Seperti disampaikan dr Shafira Ninfitya Aulia, Medical Doctor sekaligus Health Educator and Influencer. 

Dia menjelaskan  hal tersebut saat menjadi pembicara Virtual Press Conference 'Wardah Colorfit Fresh Matte Lip Ink and Cream Blush', Senin (4/10/2021). 

Kurangnya menjalankan aktivitas harian, lanjut dr Shafira, dapat mempengaruhi mood dan produktivitas yang mengarah pada kesehatan mental

Menurut dr Shafira, kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik.

Oleh sebab itu, menjaga kesehatan mental juga perlu dilakukan. 

"Kesehatan itu ada tiga. Sehat secara fisik, mental dan sosial atau aktivitas sehari-hari."

"Kalau sehari-hari bisa menjalani aktivitas secara produktif, berarti bisa dibilanh dia sehat," ungkap dr Shafira. 

Di masa pandemi ini, terbatasnya ruang gerak mempengaruhi tingkat aktifitas dan produktivitas. 

"Makin jarang aktivitas, produktivitas menurun, mood berantakan akhirnya kesehatan mental menurun. Jadi mood mudah berubah atau malah bemalas-malasan," jelas dr Shafira. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved