Breaking News:

Berita Situbondo

Saingi Acara Bupati Situbondo, Para Kades Buat Acara Award Vaksinasi Tandingan, Kecewa Dianaktirikan

Alasan para kades tidak dihargai, kata Joko, karena sistem yang dibuat bupati di mana para kades seperti dianggap bawahan dan bukan mitra.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Deddy Humana
surya/izi hartono
Ketua Apdesi Situbondo, H Juharto menyerahkan piala penghargaan kepada perwakilan Kades Situbondo di ruang pertemuan Sidomuncul 1 kawasan wisata Pasir Putih Situbondo. 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Penghargaan atas capaian vaksinasi di Situbondo terancam berujung perpecahan. Itu setelah para kepala desa (kades) yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Situbondo menggelar kegiatan pemberian penghargaan (award) pencapaian vaksinasi Covid-19, Senin (4/10/2021).

Acara pemberian penghargaan yang dimotori Apdesi itu diadakan di ruang pertemuan Sido Muncul 1 Pasir Putih Situbondo. Uniknya, acara penghargaan ini ternyata menjadi tandingan kegiatan serupa yang juga digelar Pemkab Situbondo yaitu "Malam Anugrah Award vaksinasi tahun 2021 di Pendopo Kabupaten Situbondo", pukul 19.00 WIB.

Mengapa ada dua versi acara pemberian penghargaan, Apdesi punya alasan sendiri. Para kades tersebut mengaku kecewa karena merasa tidak diperhatikan dan dianaktirikan oleh Bupati Situbondo, Karna Suswandi.

Salah satu anggota Apdesi Situbondo, Joko Sabar mengatakan, para kades kecewa karena kterkesan tidak dilibatkan, padahal kesuksesan pelaksanaan vaksinasi di masyarakat berkat keterlibatan para kades.

Alasan para kades tidak dihargai, kata Joko, karena sistem yang dibuat bupati di mana para kades seperti dianggap bawahan dan bukan mitra. "Jadi kalau dianggap anak buah, (kades) diundang itu apa kata saya (bupati)," seloroh Joko Sabar yang diikuti tepuk tangan puluhan kades dalam acara tandingan itu.

Kades Gebagan ini menegaskan, jika bukan sistem yang dikedepankan, maka para kades di Situbondo seharusnya diperhatikan dan bukannya dibiarkan tanpa penghargaan.

"Kita tidak butuh kue dan makan, akan tetapi kan caranya. Ingat, kabupaten ini akan maju, kalau desanya maju. Bahkan kades menjadi ujung tombak (kemajuan) yang luar biasa, " katanya berapi api.

Selain itu Joko mengatakan, pihaknya tidak setuju dengan rencana Pemkab Situbondo meminjam dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) dari pemerintah pusat sebesar Rp 250 miliar dengan dalih untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Hati hatim fungsinya (PEN) bukan untuk masyarakat desa, melainkan hanya untuk menjalankan visi misi bupati saja," tukasnya.

Yang dikhawatirkan dengan beban utang lewat dana PEN, lanjut Joko, kalau pemda tidak bisa membayar maka ada persentase anggaran DAU (Dana Alokasi Umum) yang akan terpotong.

"Sangat menyakitkan bagi kita semua, sekarang kades bingung sebab sistemnya kades sebagai anak buah. Kalau kita dianggap mitra, Insya Allah kita akan dihargai, " tegas Joko.

Joko berharap agar ketua Apdesi menujukkan sikap kepada pemerintah, mengingat bupati dan gubernur serta kades sama-sama jabatan politis. "Jadi kita harus berani, penjara terbuka kalau kita korupsi. Tetapi selama kita benar kenapa takut, tunjukkan solidaritas kita ini," kata kades yang menjabat dua periode ini.

Ketua Apdesi Situbondo, H Juharto mengatakan, pihaknya berkewajiban memberikan penghargaan kepada semua kades karena itu semua merupakan motor keberhasilan desa. "Apapun keberhasilan itu, tergantung desa. Kalau desa maju, maka kabupaten akan maju, " kata Juharto.

Juharto membantah kegiatan pemberian penghargaan atau award capaian vaksinasi Covid-19 itu sebagai tandingan kegiatan di Kabupaten Situbondo. "Tidak, kita hanya ingin menghargai para kades. Apalagi jerih payah kades luar biasa demi mensukseskan vaksinasi di Situbondo," tegas Juharto.

Apdesi berjanji akan memberikan masukan dan saran kepada pemda untuk bersama-sama ke depannya membangun Situbondo. "Misalnya saja ada desa yang kurang, mari kita dorong bersama-sama. Karena ini bukan masalah satu desa melainkan 122 desa dan empat kelurahan," terangnya. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved