Breaking News:

Berita Surabaya

Kurir Sabu Bermodus Liburan Keluarga Dibekuk Reskoba Polda Jatim di Surabaya, Barang Bukti 1 Kg Sabu

Pengiriman sabu jaringan antar Provinsi Jakarta-Surabaya bermodus liburan bersama keluarga diungkap Ditresnarkoba Polda Jatim.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Luhur Pambudi
Imam Rochadi saat dikeler Ditresnarkoba Polda Jatim 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pengiriman sabu jaringan antar Provinsi Jakarta-Surabaya yang dilakukan Imam Rochadi (30) bermodus staycation liburan bersama keluarga di salah satu hotel, di Surabaya.

Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Jatim, Kompol Toni Kasmiri mengungkapkan, jika pelaku tidak dibekuk oleh personelnya, anggota Tim Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Jatim, pada Rabu (15/9/2021) kemarin. Maka, pengiriman sabu seberat sekitar satu kilogram yang dibawa pelaku saat menginap di hotel, kawasan Rungkut, Surabaya itu akan menjadi pengiriman ketiga kali yang berhasil dilakukan tanpa diendus aparat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap warga Kabupaten Telukbetung Utara, Provinsi Lampung itu, pelaku pernah satu kali berhasil mengirim sabu dengan berat serupa ke Kota Surabaya dan juga satu kali ke daerah provinsi lain.

"Ke Surabaya sekali. Ke daerah lain juga sekali," ujar mantan Wakapolres Malang itu saat dihubungi SURYA.CO.ID, Senin (4/10/2021).

Sekali melakukan pengiriman, ungkap Kasmiri, pelaku dapat mengantongi upah sekitar satu juta rupiah dari seorang bandar besar yang memesan jasa Imam untuk melakukan pengiriman barang haram tersebut.

Namun, bisnis haram yang dilakukan oleh Imam tak berlangsung lama. Pada Rabu (15/9/2021), ia dibekuk di sebuah hotel, di kawasan Rungkut.

Saat diamankan, pelaku bersama anggota keluarganya sedang menginap dengan dalih awal memanfaatkan waktu berliburan (Staycation).

"Dia motifnya mau mengedarkan antar barang, berikut dengan keluarga, liburan seperti itu," katanya.

Saat dilakukan penggeledahan oleh petugas, ungkap Kasmiri, pelaku yang sempat berkelit itu ternyata menyimpan sabu kemasan berisi sabu di dalam tas berisi pakaian.

Petugasnya nyaris terkecoh dengan kamuflase penyelundupan sabu yang dilakukan Imam. Saat digeledah lebih dalam, ternyata tersimpan sabu seberat satu kilogram itu, di dalam tas warna hitam.

Saat dibuka, ternyata sabu tersebut tersimpan dalam kemasan teh hijau yang terdapat banyak tulisan bahasa China.

"Kami geledah dan barang itu, disimpan di dalam tas hitam tumpukan pakaian," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved