Breaking News:

Berita Sidoarjo

Penyewa Puluhan Stan di Kompleks GOR Delta Sidoarjo Nunggak hingga Rp 1,9 Miliar

Penyewa puluhan stan di GOR Delta Sidoarjo  nunggak beberapa tahun belakangan hingga tembus Rp 1,9 miliar.

Penulis: M Taufik | Editor: Parmin
Surabaya.Tribunnews.com/M Taufik
GOR Delta Sidoarjo saat difungsukan sebagai lokasi tes PCR. Lebih 50 penyewa stan GOR Delta Sidoarjo diketahui menunggak sewa. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Penyewa puluhan stan di GOR Delta Sidoarjo  nunggak beberapa tahun belakangan hingga tembus Rp 1,9 miliar.

Lebih dari 50 stan yang disewakan di sana belum dibayar oleh penyewanya.

"Hampir semua stand menunggak bayar," kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Sidoarjo, Djoko Supriyadi, Minggu (3/10/2021).

Dari data yang ada, tunggakan terjadi sejak tahun 2011 silam. Bahkan selama pandemi, kondisinya semakin parah. Hampir semua stand tidak melakukan pembayaran retribusi.

"Kami sudah berusaha terus menagih, tapi ada saja alasannya untuk tidak segera melunasi retribusi," lanjut Djoko.

Jika kondisi ini terus terjadi, para pengelola stand tetap tidak membayar sewa sampai akhirnya tahun ini saja diperkirakan nilai tunggakan bisa mencapai kisaran Rp 2 miliar.

Tentu sangat memberatkan pemerintah karena pendapatan daerah menjadi berkurang akibat banyak stan di kompleks GOR Sidoarjo itu tidak dibayar retribusinya.

Djoko mengaku pihaknya masih berusaha melakukan penagihan secara persuasif sembari mensosialisasikan itu. Dia berharap ada kesadaran dari para penyewa stand di sana untuk menyelesaikan kewajibannya.

Di sisi lain, selama ini kompleks GOR Sidoarjo juga kerap menjadi sorotan karena sering disalahgunakan menjadi tempat jualan minuman keras.

Bahkan, tahun kemarin saat Komisi A DPRD Sidoarjo melakukan sidak di sana, ditemukan beberapa stand beralih fungsi jadi tempat karaoke dan sebagainya. Namun setelah sidak juga tidak ada tindak lanjut apa-apa.

Pemkab dan DPRD Sidoarjo juga sejak beberapa waktu lalu menggaungkan rencana untuk mengembalikan kawasan GOR ke fungsi awal, yakni menjadi sarana olahraga. Tapi realiasainya juga belum jelas sampai sekarang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved