Breaking News:

Berita Madiun

Pemuda Kare Madiun Berhasil Lakukan Budidaya Tanaman Kantong Semar di Kaki Gunung Wilis

Sudah dua tahun terakhir, Fatkhul Roin (24) pemuda asal Desa Kepel, Kare, Kabupaten Madiun merawat puluhan tanaman kantong semar.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: irwan sy
Sofyan Arif Candra Sakti/TribunJatim.com
Fatkhul Roin membersihkan tanaman kantong semar (Nepenthes sp) di rumahnya di Desa Kepel, Kare, Kabupaten Madiun. 

SURYA.co.id, MADIUN - Bercocok tanam menjadi hobi baru di tengah masyarakat yang memilih mengurangi mobilitas selama Pandemi Covid-19.

Salah satu tanaman yang cukup unik untuk dibudidayakan adalah tanaman karnivora yaitu kantong semar.

Sudah dua tahun terakhir, Fatkhul Roin (24) pemuda asal Desa Kepel, Kare, Kabupaten Madiun merawat puluhan tanaman pemakan serangga tersebut.

Menurut Roin, merawat berbagai jenis tanaman kantong semar susah-susah gampang.

"Tanaman ini suka cahaya tapi tidak bisa terlalu panas. Harus lembab tapi jangan terlalu banyak air (disiram)," kata Roin, Minggu (3/10/2021).

Di halaman rumahnya, Roin membuat green house mini untuk menyesuaikan kelembaban dan cahaya agar sesuai dengan habitat kantong semar atau yang bernama ilmiah Nepenthes sp ini.

"Perawatannya setiap hari disiram saja. Kan penyiramannya ini harus pake air yang rendah mineral misalnya air hujan, atau air minum dalam kemasan yang rendah mineral," lanjut Roin yang berprofesi sebagai montir ini.

Sedangkan untuk pemberian makan serangga berupa ulat Hongkong, Roin hanya melakukannya sebulan sekali.

"Kalau setiap harinya sudah ada semut atau serangga lainnya yang masuk (ke dalam kantong) sendiri," jelasnya. 

Menurutnya, serangga merupakan nutrisi tambahan bagi tanaman yang mempunyai nama ilmiah Nepenthes tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved