Breaking News:

Berita Gresik

Operasi Patuh Semeru 2021 Gresik Jaring 31 Pelaku Balap Liar, Kebanyakan Masih Berusia Belasan Tahun

remaja asal Desa Banjarsari yang masih duduk di bangku SMP, ia mengaku sering ikut nongkrong balap liar untuk menghilangkan kejenuhan

Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
surya/mochamad sugiyono
Puluhan remaja dari Dusun Banjarsarin Kecamatan Cerme diamankan petugas Polres Gresik akibat balap liar, Minggu (10/3/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK – Petugas Polres Gresik mengamankan 31 remaja saat menggerebek aksi balap liar di jalan Dusun Banjarsari, Kecamatan Cerme yang berbatasan Dusun Kedanyang di Kecamatan Kebomas, Minggu (3/10/2021). Selain mengamankan para pelaku, polisi terpaksa mendatangkan para orangtua agar membawa pulang anak-anaknya.

Para remaja tersebut diamankan tim gabungan dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2021 dari anggota Sat Samapta dan Satlantas Polres Gresik. Razia dilancarkan karena aksi balap liar mereka mengganggu ketertiban umum dan warga sekitar.

Seperti diungkapkan DN (15), remaja asal Desa Banjarsari yang masih duduk di bangku SMP, ia mengaku sering ikut nongkrong balap liar untuk menghilangkan kejenuhan. “Hanya kumpul-kumpul sepeda motoran,” kilah DN sambil menunjukkan motor yang dimodifikasinya.

Namun aksi balap liar tersebut berhasil digagalkan tim Sat Samapta dan Satlantas Polres Gresik, sehingga 31 kendaraan dibawa menggunakan truk Polres Gresik untuk dilakukan pendataan dan pemanggilan orangtua untuk pertanggungjawaban. “Kami juga sudah menelepon orangtua dari anak-anak ini," kata seorang petugas.

Kapolres Gresik, AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kasat Lantas AKP Engkos Sarkosi mengatakan, pihaknya akan terus menertibkan kendaraan yang tidak sesuai spek maupun yang melakukan balap liar.

“Terkait puluhan remaja dan kendaraan yang sudah diamankan di lapangan Polres Gresik, ini dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2021 dan untuk menjaga ketertiban masyarakat. Karena kita sering mendapatkan laporan dari masyarakat. Mereka yang terjaring Operasi Patuh Semeru ini masih didata,” kata Engkos.

Lebih lanjut Engkos menambahkan, penindakan ini dilakukan personel Satlantas dibantu Satsamapta. Sasarannya adalah mencegah kerumunan yang menganggu keamanan serta keselamatan ketertiban lalu lintas.

“Tercatat ada 31 unit motor dengan kondisi sudah tidak sesuai kelengkapan teknis layak jalan atau termasuk kendaraan tidak berkeselamatan yang kami amankan,” imbuhnya.

Untuk pembinaan kepada para remaja tersebut, mereka diminta menghubungi orangtuanya. Agar bisa menyusul anak-anaknya yang terjaring tindak pidana ringan (tipiring) balap liar. “Nanti akan diminta disusul orangtuanya. Ini agar orangtua ikut mengawasi anak-anaknya saat keluar rumah,” katanya. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved