Breaking News:

Berita Magetan

Magetan Masih Level 3, Petugas Gabungan Merazia Kedisiplinan Pengunjung Telaga Sarangan

tempat wisata di wilayah Magetan belum dibuka karena masih PPKM level 3, sehingga operasi yustisi diarahkan ke tempat wisata ini.

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Deddy Humana
surya/doni prasetyo
Para wisatawan dari luar kota yang berkunjung ke wisata Sarangan Magetan, melalui rapid test antigen acak, Minggu (3/10/2021). 

SURYA.CO.ID, MAGETAN - Destinasi Telaga Sarangan di Kabupaten Magetan memang belum resmi dibuka sejak masih diterapkannya PPKM, namun pengunjung mulai berdatangan di wisata air tertinggi di Jatim itu. Ini mendorong petugas gabungan setempat memantau ketat kedisiplinan para pengunjung guna mencegah munculnya penularan Covid-19 lagi.

Pendisiplinan yang diterapkan petugas gabungan adalah merazia pemakaian masker, memeriksa kesiapan fasilitas cuci tangan serta mengawasi kerumunan. Petugas juga melakukan rapid test antigen secara acak kepada pengunjung Sarangan.

Saat ini Kabupaten Magetan masih berada di PPKM level 3, artinya menunjukkan angka kasus positif Covid-19, masih berkisar 50-150 orang per 100.000 penduduk per minggu.

PPKM level 3 ini belum beranjak turun turun, setelah beberapa lalu masih berada di PPKM level 4. Penurunan ke PPKM level 3 itu baru terungkap saat Rakor Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Magetan dan Kabupaten Ponorogo.

Rakor itu diikuti Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, Kodam V Brawijaya, Bupati Magetan, Bupati Ponorogo, Forkopimda Kabupaten Magetan dan Kabupaten Ponorogo, di Ruang Jamuan pendapa Surya Graha Magetan beberapa waktu lalu.

"Rapid test antigen secara acak pada wisatawan Sarangan ini sebagai upaya menekan dan mengendalikan penyebaran Covid-19, dan peningkatan ketaatan protokol kesehatan masyarakat," kata Pimpinan Operasi Yustisi Gabungan, Kompol Suprapto, Minggu (3/10/2021).

Operasi Yustisi, lanjut Suprapto, dilakukan secara acak kepada wisatawan yang berkunjung ke Telaga Pasir Sarangan sampai Cemorosewu, perbatasan dengan Cemorokandang, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.

"Komponen Operasi Yustisi ini terdiri dari Polres Magetan, TNI dan pemerintah daerah (Dinkes, Dishub dan Satpol PP) yang gencar melaksanakan operasi yustisi dengan rapid test antigen," kata Suprapto, yang juga sebagai Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops).

Diungkapkan Suprapto, secara resmi tempat wisata di wilayah Magetan belum dibuka karena masih PPKM level 3, sehingga operasi yustisi diarahkan ke tempat wisata ini.

"Masyarakat harus tetap taat 5 M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS)," jelas Suprapto.

Menurut Suprapto, selain memberikan hmbauan dan sosialisasi tentang protokol kesehatan, tim gabungan juga melakukan tindakan penyadaran, dengan rapid test antigen secara acak.

"Hari ini ada 8 warga luar kota yang ditest antigen petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes), dan semuanya Negatif," ujar Suprapto

Dalam kegiatan operasi yustisi itu, petugas juga membagikan masker kepada masyarakat pengunjung lokasi wisata Sarangan. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved