PON Papua

Hasil Futsal PON XX Papua 2021 - Pemain Jatim Minta Maaf Gagal Persembahkan Medali

Tim futsal Jawa Timur gagal meraih medali perunggu pada PON XX Papua 2021, usai kalah telak 1-5 dari Nusa Tenggara Barat (NTB)

Penulis: Dya Ayu | Editor: Fatkhul Alami
PB PON XX PAPUA/ROMMY PUJIANTO
Tim futsal Jawa Timur gagal meraih medali perunggu pada PON XX Papua 2021, usai kalah telak 1-5 dari Nusa Tenggara Barat (NTB) 

Penulis: Dya Ayu | Editor: Fatkhul Alami


SURYA.co.id | JAYAPURA - Tim futsal Jawa Timur gagal meraih medali perunggu pada PON XX Papua 2021, usai kalah telak 1-5 dari Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (3/10/2021) siang di GOR Futsal SP2 Mimika, Papua.

Terkait hasil buruk ini, asisten pelatih tim futsal Jatim Agus Himawan berdalih, jika penampilan pemainnya mengalami pasang surut selam PON XX Papua 2021.

"Ya inilah pertandingan. Ada fluktuatif, kadang ada naik kadang turun. Dan bagi kami ini mungkin bukan harinya. Tapi kami terus berjuang dalam pertandingan. Semua bisa tahu sendiri, kalau kami selalu menekan lawan," kata Agus Himawan, Minggu (3/10/2021).

Gagal meraih medali perunggu di PON XX Papua 2021 bagi tim futsal Jatim adalah sebuah kemunduran. Sebab pada PON Jawa Barat 2016 lalu, futsal Jatim sukses membawa pulang medali perunggu setelah mengalahkan DKI Jakarta di perebutan tempat ketiga. Sementara kini futsal Jatim pulang tanpa hasil.

"Memang, kalau dibilang gagal, secara hasil ya gagal. Tapi kalau secara pembibitan kami sudah berhasil memunculkan beberapa pemain yang nantinya mungkin masih bisa dipakai pada PON edisi selanjutnya," aku Agus Himawan.

Kapten futsal Jatim, Singgih Romana Jati menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Jatim atas kegagalan tim futsal meraih prestasi di PON 2021. Dia mengklaim jika dirinya dan pemain Jatim lainnya telah berusaha keras di lapangan.

"Saya mewakili para pemain, mohon maaf dan juga terima kasih, kami belum bisa memberikan hasil yang maksimal. Tetapi kami sebagai pemain sudah memberikan seluruh tenaga, apapun kami lakukan ketika bertanding," tutur Singgih Romana Jati.

Diberitakan sebelumnya, sejak awal laga Jatim mencoba tampil menyerang. Namun terlihat kesulitan menembus pertahanan rapat NTB.

Sementara NTB nampak memanfaatkan serangan balik usai Jatim menyerang. Upaya NTB berhasil, menit ke-3 NTB berhasil menjebol gawang Jatim.

Tertinggal 0-1 membuat Jatim berusaha menekan. Namun pertahanan NTB sangat ketat. Sehingga Singgih Romana Jati dkk kesulitan menembus pertahanan NTB.

Berusaha menyerang, menit ke-7 Jatim gawang justru kembali kebobolan. Kali ini Makrifatul Amri yang mengoyak gawang Jatim, skor berubah menjadi 0-2 untuk keunggulan NTB.

Unggul 0-2, NTB semakin di atas angin. Lewat skema serangan cepat yang mereka bangun, Jatim benar-benar dibuat kelipungan.

Pada menit ke-10 hawang Jatim kembali bergetar setelah Romi Humandri mencetak gol ketiga untuk NTB. Skor 0-3 untuk NTB ini bertahan hingga jeda babak pertama.

Di babak kedua, Jatim semakin karam setelah Romi Humandri mencetak gol keduanya dalam pertandingan itu pada menit ke-22, skor 0-4.

Setelah tertekan cukup dalam, Jatim baru bisa memperkecil ketertinggalan menit ke-35 menjadi 1-4 hasil gol Januardy Ramdhani.

Namun satu menit berselang, NTB kembali mencetak gol kelima, menjadi 1-5 menit-36 hasil tendangan jarak jauh M Wahyu Hidayat. Gol tersebut sekaligus sebagai gol penutup di babak perebutan medali perunggu itu.

Tuan rumah Papua akhirnya menjadi juara cabor futsal PON XX Papua 2021. Papua berkah medali emas setelah mengalahkan juara bertahan, Jawa Barat (Jabar) dengan skor 4-2 pada partai puncak alias final.

Berita terkait PON Papua

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved