Breaking News:

Berita Surabaya

Buka Tempat Wisata di Surabaya, Eri Cahyadi Minta Masyarakat Tak Euforia

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengingatkan adanya potensi gelombang ketiga Covid-19 apabila masyarakat tak mengindahkan prokes.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mewanti-wanti masyarakat agar upaya pemulihan ekonomi tak lantas membuat kasus Covid-19 kembali meningkat. Caranya, dengan tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengingatkan adanya potensi gelombang ketiga Covid-19 apabila masyarakat tak mengindahkan prokes. Adanya pelonggaran yang dilakukan baru-baru ini sebaiknya tak dibarengi dengan euforia.

“Kami (pemkot), Pak Kapolres dan Danrem selalu menyampaikan Surabaya ini harus berhati-hati dengan gelombang ketiga. Cukuplah kita kena gelombang dua kemarin,” kata Cak Eri di Surabaya, Sabtu (2/10/2021).

Ia mengingatkan, bahwa saat ini waktunya ekonomi Surabaya bergerak. Sejumlah pembatasan yang dilakukan sebelumnya membuat ekonomi melambat.

Oleh karena itu, pihaknya bersama jajaran forkompimda nantinya akan konsisten tetap berkeliling. Memastikan masyarakat yang utamanya berada di pusat keramaian tetap menjaga prokes.

”Kami turun ke lapangan tidak untuk membubarkan, tetapi mengecek siapa saja yang tidak pakai masker. Makanya, saya berharap semua warga Surabaya berani menegur tetangganya, saudaranya, dan temannya yang tidak memakai masker,” kata dia.

Kecerobohan atau keteledoran yang dilakukan satu orang bisa saja mengakibatkan warga di seluruh Surabaya ikut menanggung. Misalnya, apabila jumlah terkonfirmasi naik, maka tentu akan ada sejumlah pembatasan kembali.

”Kami berulang kali menyampaikan, bahwa yang bisa menjaga Surabaya adalah warga Surabaya sendiri. Mari bersama-sama menjaga Surabaya supaya bisa menggerakkan perekonomian dan bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

Untuk membangkitkan kembali roda ekonomi, Surabaya memang mulai membuka kembali sejumlah pusat keramaian. Di antaranya, dengan membuka kembali pusat perbelanjaan, bioskop hingga sejumlah tempat wisata.

Sementara, Dinas Kesehatan Surabaya mengungkapkan, ada sejumlah protocol kesehatan yang harus tetap dilakukan. Baik oleh pengunjung maupun pengelola bersama petugas.

“Silakan makan di restoran atau tempat makan lainnya, tapi setelah makan langsung dipakai maskernya. Jangan sampai lupa pakai masker lalu ngobrol dengan teman-temannya, itu yang mengkhawatirkan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rachmanita dikonfirmasi terpisah.

”Silakan juga nonton bioskop, tapi jangan sampai makan di dalam. Pihak pengelola bioskop harus menyediakan HEPA filter, sekali lagi tolong jaga prokesnya, jangan sampai Surabaya kena gelombang ketiga,” pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved