Breaking News:

Berita Surabaya

Pemerintah Atur Vaksinasi untuk Penyintas Covid, Tetapi Masih Mengkaji untuk Anak di Bawah 12 Tahun

Untuk jenis vaksinnya, menurut Reisa, disesuaikan dengan logistik vaksin yang tersedia sehingga tidak perlu memilih-milih.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Deddy Humana
istimewa
Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr Reisa Broto Asmoro. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Situasi pengendalian Covid-19 di tanah air terus menunjukkan perbaikan. Hal ini didukung keberhasilan penanganan kesehatan yang makin baik, termasuk peningkatan layanan dasarnya.

Selain itu, disiplin masyarakat terpantau tetap tinggi dalam penerapan protokol
kesehatan (prokes). Kepedulian tentang pentingnya vaksinasi Covid-19 juga menguat, sehingga informasi yang benar dan terpercaya terkait vaksinasi sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr Reisa Broto Asmoro memberikan informasi terkini tentang vaksinasi penyintas Covid-19 dan anak di bawah 12 tahun.

Informasi itu disampaikan dalam Keterangan Pers yang ditayangkan virtual dari Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9)– KPCPEN, Jumat (1/10/2021).

Reisa menyebutkan, sampai akhir September 2021, terdapat lebih dari 4 juta orang yang sembuh dari Covid-19 di Indonesia. Kepada para penyintas, ia menyarankan dua hal.

Pertama, tetap memantau dan membangun kembali kesehatan tubuh dengan cara makan sehat, rajin berolahrga, dan tetap taat prokes. “Apabila masih ada gejala, langsung konsultasi ke dokter. Post Covid memang tidak menyenangkan, tetapi bisa diobati," kata Reisa.

"Kalau sesak nafas, mudah letih, batuk, diare masih terjadi setelah empat minggu
setelah sembuh dari Covid-19, maka perlu diantisipasi timbulnya Syndrom Pasca Covid (post Covid),” jelasnya.

Kedua, Reissa menyebutkan, pada 29 September 2021, Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan surat edaran tentang vaksinasi Covid-19 untuk para penyintas.

“Dalam surat edaran ini diatur ketentuan bahwa penyintas Covid-19 dengan derajat keparahan penyakit ringan hingga sedang, dapat divaksinasi satu bulan setelah sembuh," jelasnya.

Sedangkan untuk penyintas dengan derajat keparahan penyakit yang keras, vaksinasi diberikan dengan jarak waktu minimal 3 bulan setelah dinyatakan sembuh.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved