Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Jelang HUT Jatim ke 76, ASN Pemprov Bakti Sosial Bagikan 100 Ton Beras untuk Warga Kurang Mampu

Jelang puncak perayaan HUT Provinsi Jawa Timur yang ke 76 pada tanggal 12 Oktober 2021 mendatang, para ASN Pemprov Jatim menggelar bakti sosial.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Humas Pemprov Jatim
Pemberangkatan bantuan kegiatan bakti sosial ASN Pemprov Jatim sebesar 100 ton beras dan seribu dus mi instan untuk masyarakat tak mampu di 38 kabupaten/kota Jatim, Jumat (1/10/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Jelang puncak perayaan HUT Provinsi Jawa Timur yang ke 76 pada tanggal 12 Oktober 2021 mendatang, para ASN Pemprov Jatim menggelar bakti sosial.

Pasalnya, para kepala OPD di jajaran Pemprov Jatim melakukan penggalangan dana untuk melakukan donasi bagi masyarakat kurang mampu di Jawa Timur.

Total, dari bakti sosial yang dilakukan terkumpul 100 ton beras dan 1.000 dus mie instan yang hari Jumat (1/10/2021) ini langsung diberangkatkan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono.

Seratus ton beras tersebut akan diberangkatkan untuk dibagi ke 38 kabupaten/kota dan prioritas untuk 125 desa yang menjadi prioritas pengentasan kemiskinan ekstrem di Jawa Timur.

“Sebelas hari lagi yaitu tanggal 12 Oktober 2021 adalah HUT Provinsi Jatim yang ke 76. Saya menyampaikan terima kasih bahwa format solidaritas sosial yang tumbuh dari masing masing OPD dan ASN telah terkumpul 100 ton beras,” kata Gubernur Khofifah.

Ia menjelaskan, sesuai ajaran agama Islam, jika ingin memberikan sedekah pada sesama maka berikan dengan makanan pokok masing-masing daerah. Maka karena warga Jatim makanan pokoknya adalah beras yang dimasak menjadi nasi, maka bakti sosial kali ini dirupakan dalam bentuk sembako beras.

“Saya mohon prioritas pembagian ada di 125 desa yang dalam penugasan pemerintah pusat ada 5 kabupaten yang dijadikan pilot project pengentasan kemiskinan ekstrem, masing-masing kabupaten telah dipilih lima kecamatan dan setiap kecamatan dipilih lima desa, maka ada 125 desa yang mari kita bantu agar segera keluar dari kemiskinan ekstrem,” tegasnya.

Yang diharapkan sembako beras ini akan menjadi bantalan sosial bagi warga berstatus kemiskinan ekstrem karena terbantu dari segi pemenuhan kebutuhan bahan pangan.

Selanjutnya jika 125 desa sudah tersuplai bantalan sosial maka menurut Khofifah, akan didistribusikan merata ke 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Sementara itu Plh Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono mengatakan, bahwa dalam bakti sosial ini masing-masing daerah di Jatim akan mendapatkan jatah pembagian merata. Dengan jumlah rata-rata per kabupaten/kota adalah 500 paket.

“Nanti akan ada tambahan lagi telur, rencana ibu gubernur akan membantu beli telur rakyat karena kan sedang turun harga. Nanti akan dicukupkan dengan jumlah perbandingan yang dibagikan ke kabupaten/kota,” kata Heru.

Pihaknya berharap, bantuan ini akan bermanfaat bagi warga Jawa Timur yang membutuhkan. Agar seluruh masyarakat Jatim bisa bersama-sama bangkit dari keterpurukan akibat pandemi covid-19.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved