Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Arumi Tekankan 12 Finalis Puteri Indonesia Jatim Temukan Passion dan Value Kepentingan Masyarakat

Arumi Bachsin menyampaikan, 12 finalis Puteri Indonesia Jatim harus terlebih dahulu menyadari bahwa saat ini mereka harus bisa menjadi teladan

Editor: Cak Sur
Humas Pemprov Jatim
Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin saat menghadiri Pembukaan Karantina Puteri Indonesia Jatim 2022 di Hotel Grand Mercure Surabaya, Kamis (30/9/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur (Jatim), Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak menekankan kepada 12 Finalis Puteri Indonesia Jatim agar menemukan passion serta memiliki value yang relevan di masyarakat. Hal itu agar mereka ke depan mampu membawa perubahan yang baik bagi masyarakat.

"Tidak perlu menunggu besok malam pada saat grand final, tapi sekarang sudah mulai menjadi teladan" ungkap Arumi saat menghadiri Pembukaan Karantina Puteri Indonesia Jatim 2022 di Hotel Grand Mercure Surabaya, Kamis (30/9/2021).

Lebih lanjut Arumi menyampaikan, 12 finalis Puteri Indonesia Jatim harus terlebih dahulu menyadari bahwa saat ini mereka harus bisa menjadi teladan bagi perempuan maupun bagi lingkungan terdekat. Minimal di mana teman-teman mereka tinggal.

Arumi berharap, sikap teladan dapat terwujud dari para finalis Putri Indonesia Jatim.

Dirinya menjelaskan, 12 finalis Puteri Indonesia Jatim agar mengubah mindset dan perilaku serta memiliki value yang nantinya mampu membawa perubahan baik bagi masyarakat.

Menurut Arumi, perubahan mindset dan perilaku sangat dibutuhkan dan harus ada di dalam diri mereka. Baginya, semua orang pasti memiliki perilaku baik dan buruk. Namun, 12 Finalis Puteri Indonesia Jatim diberi kesempatan untuk memilih, sisi mana yang hendak ditunjukkan. Maka dari itu, lanjutnya, dibutuhkan latihan dan kesabaran untuk bisa mengontrol dan juga mengatur pola semacam itu.

"Itulah yang dituntut dari kalian semua. Hal ini menjadi tanggung jawab yang luar biasa bagi diri sendiri, keluarga dan juga bagi Jawa Timur," jelasnya.

Lebih lanjut, Arumi menuturkan, menjadi Finalis Puteri Indonesia tidak sekadar bermodal cantik. Sebab, kata dia, cantik saja tidak cukup. Harus dilengkapi dengan nilai atau value yang dimiliki.

"Kita harus punya value, harus punya visi dan misi yang hendak disuarakan seperti halnya Mbak Ayu Maulida yang terpilih sebagai Puteri Indonesia 2020, sehingga tampil dalam ajang Miss Universe 2020. Selain fisiknya yang luar biasa, dia mempunyai value atau visi dan misi yang ingin disampaikan melalui keunikan desanya. Itu menjadi penilaian yang sangat penting," imbuhnya.

Untuk memudahkan 12 finalis Puteri Indonesia Jatim menemukan value atau nilai yang hendak disuarakan, Arumi mengatakan, kuncinya adalah menemukan passion yang sudah ada dalam diri setiap individu.

"Teman-teman Finalis Puteri Indonesia Jatim tinggal menyesuaikan dengan passionnya. Kalau sudah ketemu, passion itu tinggal dicocokkan dengan isu-isu yang bukan hanya terjadi di Jawa Timur tetapi di Indonesia dan juga Global," jelasnya.

Arumi mencontohkan passion di dunia kecantikan. Kecantikan biasanya identik dengan perempuan. Dibandingkan zaman dahulu, saat ini adalah masa yang tepat bagi perempuan karena sudah memiliki kesempatan yang jauh lebih besar untuk melakukan perubahan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved