Breaking News:

4 Modus Investasi Bodong Berkdeok Robot Trading, Praktisi Investasi Menilai Praktik Ini Berbahaya

Inilah 4 modus investasi bodong berkedok Robot Trading disebut membahayakan bagi investor oleh pengamat dan praktisi investasi Desmond Wira.

Editor: Iksan Fauzi
kompas.com
Ilustrasi investasi Robot Trading 

SURYA.co.id | JAKARTA - Inilah 4 modus investasi bodong berkedok Robot Trading disebut membahayakan bagi investor oleh pengamat dan praktisi investasi Desmond Wira.

Desmond Wira menilai, Robot Trading tidak aman atau berbahaya. “Saya menyarankan untuk menjauhi penawaran robot trading ini karena cenderung tidak aman atau berbahaya,” ucap Desmond kepada Kompas.com, Kamis (30/9/2021).

Desmond Wira juga memaparkan 4 modus dan kejanggalan platform robot trading, setelah melakukan investigasi.

Berikut beberapa modus dan kejanggalan yang ada di robot trading:

Pertama, tingginya rasio keuntungan dibanding kerugian yang dicetak oleh robot trading.

Sejumlah robot trading disebut memiliki rasio keuntungan atau disebut winning rate hingga hampir mencapai 90 persen.

“Bahkan ada robot trading yang semenjak muncul tidak pernah loss,” kata Desmond.

Menurut dia, hal tersebut menjadi tidak masuk akal, sebab trader berpengalaman bahkan investor kawakan dunia saja memiliki rasio kerugian yang jauh lebih besar.

“Sebagai contoh George Soros pun dikabarkan hanya memiliki akurasi sekitar 30 persen - 50 persen dalam tradingnya,” ujar Desmond.

Kedua, Desmond menyoroti praktik robot trading yang hanya bisa dioperasikan oleh broker tertentu.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved